Halosumsel.com-
Menanggapi adanya laporan Ibu korban, Rusmaini tentang adanya perlakuan cabul disertai perampokan yang dilakukan Boby beserta keempat temannya terhadap ND, anggota reskrim Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang akan segera menangkap para pelaku. Demikian yang diungkapkan Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede SH SIk MH kepada awak media.

“Laporannya baru saja kita terima, kini sedang dalam pemeriksaan. Sambil melengkapi keterangan korban dan saksi, pengantar visum pun sudah dilayangkan ke pihak rumah sakit. Bila semua sudah lengkap, segera mungkin kami akan tangkap pelaku,” tegas Maruly ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya.

Rusmaini warga Jalan Ki Anwar Mangku Kelurahan Plaju Ulu melaporkan Boby dan keempat temannya, warga Jalan Embacang Lorong Terusan Kelurahan 30 Ilir ke Mapolresta Palembang, Senin (16/5) malam. Betapa tidak, rombongan pelaku ini sudah memaksa korban ND menegak miras, lalu diperkosa. Tak sampai disitu, handphone korban juga dirampas para pelaku.

Menurut korban, dirinya dijemput pelaku Boby di rumahnya. Lalu, pelaku mengajak nongkrong di kawasan Kambang Iwak sampai tengah malam.

“Tidak terasa hari sudah malam pak. Lalu, Boby mengajak saya ke Jalan Embacang Lorong Terusan RT 35 RW 12 Kelurahan 30 Ilir pada Minggu (15/5) pukul 23.00 WIB. Sesampainya, ternyata empat teman Boby sudah menunggu disana. Yang saya tahu namanya Vicky, Ari dan duanya saya tidak kenal,” jelas Anak Baru Gede (ABG) ini.

Terlarut dalam perbincangan seru, pelaku bernama Ari memaksa korban menegak minuman keras jenis Vodka.

“Disaat saya mabuk, saya tidak sadar perlakuan apa yang sudah diperbuat terhadap saya. Keesokan pagi, saya ditemukan warga sudah berada di semak-semak dan bau tidak sedap. Ketika hendak buang air, saya merasa perih dikemaluan dan celana dalam yang saya pakai pun tidak pada tempat yang benar. Dari itu, saya juga mencoba menghubungi keluarga, ternyata handphone dan uang Rp 100 ribu saya pun diambil mereka,” jelas korban tertunduk.

Sementara Ibu korban, Rusmaini menjelaskan kalau dirinya tidak terima atas perlakuan para pelaku.

“Orang tua mana yang terima pak. Anak saya ini sudah dicekoki miras, dirampok handphonenya, kurang-kurang diperkosa juga,” urainya sedih. (agustin selfy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *