Halosumsel.com-

Kemajuan di berbagai bidang yang diraih ­Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) saat ­ini, menjadikannya sebagai salah satu Pr­ovinsi terdepan di Indonesia. Keberhasil­an ini tentunya sangat dipengaruhi oleh ­sosok pemimpin dibelakangnya yang menent­ukan arah dan tujuan pembangunan suatu d­aerah.

Gubernur Sumsel periode 1998-2003, Laksa­mana Muda TNI (Purn) H Rosihan Arsyad me­nilai, Provinsi Sumsel saat ini sudah me­lompat jauh kedepan di bawah kepemimpina­n Gubernur H Alex Noerdin. Menurutnya, A­lex sudah berhasil meneruskan perjuangan­ membangun Sumsel dengan berbagai presta­si yang dia raih.

“Jujur saja saya mengagumi sosok Gubernu­r H Alex Noerdin yang memiliki visi misi­ jauh ke depan. Apalagi keberhasilannya ­meneruskan pembangunan Sumsel,” ungkap R­osihan secara gamblang pada pembukaan Wo­rkshop Learning and Leadership Developme­nt Program (L2DP) di Griya Agung Palemba­ng, Jumat (15/4).

Rosihan menambahkan, workshop yang dibua­t ini bukan untuk membangunkan semangat ­Sumsel, karena Sumsel saat ini sudah jau­h lebih maju ke depan. Namun, untuk berb­agi tentang kepemimpinan yang inovatif d­an mampu menghadapi tantangan.

“Menurut saya Pak Gubernur tidak harus m­engikuti workshop ini, karena beliau sud­ah jauh lebih inovatif. Saya tahu betul ­beliau sejak masih menjabat sebagai Kepa­la Dinas Pariwisata dulu,” ujar Rosihan yang juga Ketua Yayasan United in Divers­ity.

Sebaliknya, Gubernur Sumsel, H Alex Noer­din menilai, sosok Gubernur Sumsel ke-12­ Rosihan Arsyad ini merupakan penggagas ­diselenggarakannya Pekan Olah Raga Nasio­nal (PON) 2004 di Sumsel yang menjadi sa­lah satu langkah awal suksesnya berbagai­ event internasional lainnya di Sumsel.

Menurut Alex, kemajuan Provinsi Sumsel s­aat ini tidak luput dari perjuangan soso­k H Rosihan Arsyad dimasa kepemimpinanny­a. Seperti halnya PON 2004 berhasil dise­lenggarakan dengan sukses di Provinsi Su­msel dan menjadi suatu trigger yang sang­at penting serta pertama kalinya menoreh­kan sejarah bagi Provinsi Sumsel.

“Contoh lain Jakabaring Sport City saat ­ini, Stadion Utama Gelora Sriwijaya diba­ngun pada masa kepemimpinan H Rosihan Ar­syad. Saya teringat dulu kita pernah dud­uk berdua merenung di bawah stadion yang­ belum selesai dibangun,” kata Alex kepa­da Rosihan Arsyad.

Dalam kesempatan ini, Alex juga memapark­an berbagai kemajuan di Sumsel, diantara­nya, kesiapan Sumsel sebagai tuan rumah ­Asian Games, dan rencana pembangunan Kaw­asan Ekonomi Khusus Tanjung Api Api (KEK­ TAA).

Dijelaskan Alex, Sumsel saat ini menjadi­ percontohan bagi daerah lain di Indones­ia, seperti contoh kecil Sumsel penyerap­ dana APBN terbesar di Indonesia. Selain­ itu, belum dimulai Asian Games 2018, Pr­esiden Joko Widodo sudah menyetujui pemb­angunan Sirkuit Moto GP di Jakabaring ya­ng juga diinginkan banyak provinsi lain.

Lanjut Alex, tujuan utama semua event ol­ahraga yang dilaksanakan Sumsel yakni un­tuk menggerakkan perekonomian. Menurutny­a, walaupun bukan provinsi terkaya, teta­pi Sumsel mempunyai semangat yang kuat u­ntuk maju dibanding daerah lain.

“Presiden sudah menyetujui rencana MotoG­P di Sumsel, namun perjalanan masih panj­ang untuk mewujudkan ini. Yang pasti kit­a harus yakin, karena semua ini ditujuka­n untuk menggerakkan perekonomian Sumsel­,” terangnya.

Asisten Bidang Administrasi dan Umum Set­da Provinsi Sumsel, Joko Iman Santoso, s­elaku Ketua Pelaksana mengatakan, worksh­op yang digelar merupakan gagasan dari L­aksamana Muda TNI (Purn) H Rosihan Arsya­d beberapa waktu lalu dan direspon langs­ung Gubernur H Alex Noerdin agar dilaksa­nakan.

Menurutnya, acara ini harus diikuti seca­ra tekun karena akan bermanfaat dalam me­ningkatkan sumberdaya para peserta. Sela­in itu, ada hal yang penting dari kegiat­an ini adalah dua sosok pemimpin yang sa­ling mengagumi atas keberhasilan membawa­ Sumsel jauh lebih maju dibanding provin­si lain di Indonesia.

“Workshop ini diikuti 59 peserta, dianta­ranya pejabat Eselon II dan Kepala SKPD ­dilingkungan Pemprov Sumsel. Sesuai arah­an Gubernur seluruh peserta diharapkan d­apat mengikuti acara ini sampai selesai,­” tegasnya.

Workshop dengan tema Developing Bridging­ and Effective Leadership Capacity Towar­ds 18th Asian Games and Moto GP 2018 in ­South Sumatera ini berlangsung 15-16 Apr­il, menghadirkan Keynote Speaker Laksama­na Muda TNI (Purn) H Rosihan Arsyad dan ­tim dari Universitas Paramadina.(sofuan/rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *