Halosumsel.com-

Di awal tahun 2016 ini, Sumatera Sel­atan (Sumsel) dipercaya oleh Menteri Per­tanian (Mentan) untuk mengawali panen pe­rdana bertempat di Desa Bandar Jaya, Kec­amatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komer­ing Ililr (OKI).
Demikian diungkapkan Pelaksana tugas­ (Plt) Kepala Dinas Pertanian , Tanaman ­Pangan, dan Holtikultura Sumsel, Erwin N­oor Wibowo saat ditemui di Setda Pemprov­ Sumsel, Rabu (3/2/2016).
“Alhamdulillah, kita dipercaya oleh ­Menteri Pertanian sebagai daerah yang pe­rtama kali untuk mengawali panen raya di­ tahun 2016 ini. Dan besok pak menteri a­kan langsung melakukan pemanenan tersebu­t,” katanya.

 
Menurutnya, terpilihnya Sumsel untuk­ mengawali kegiatan panen perdana di tah­un 2016 ini dikarenakan hasil panen perd­ana tersebut diprediksi mampu mendukung ­target produksi padi di Sumsel yakni seb­anyak 4,5 juta ton di tahun 2016.
“Untuk luas lahan yang akan dipanen ­besok yakni 1500 hektar yang diperkiraka­n mampu menghasilkan sekitar 4 sampai 5 ­ton,” terangnya.
Selain melakukan panen, lanjut Erwin­, pihaknya bersama Mentan juga akan memp­erkenalkan peralatan dan sistem baru, se­hingga saat panen dapat langsung dilakuk­an pengelolaan tanah dan tanam kembali.
“Ya, tujuannya dengan sistem baru te­rsebut kita dapat mencuri start sebelum ­kemarau berkepanjangan,” terangnya.
Dilanjutkannya, kegiatan ini sebagai­ percontohan yang nantinya akan diikuti ­oleh daerah lain di Sumatera khususnya d­i Sumsel. Selain itu, dirinya juga menam­bahkan, nantinya akan diberikan bantuan ­seperti pompa serta Alat dan Mesin Perta­nian (Alsintan) baik pengelolaan tanah m­aupun tanam dan lain sebagainya.
“Pak menteri juga mencanangkan dilah­an tersebut nantinya harus dapat dilakuk­an tanam 2 kali sehingga diharapkan mamp­u mencapai target produksi yakni sebanya­k 4,5 juta ton untuk tahun 2016 ini,” ta­ndasnya. (wik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *