Muara Enim,HS-
Diduga terdapat kekurangan mental pada lelaki tua ini, sehingga saat berada di perlintasan kereta api tidak mendengarkan teriakan warga yang ada di sekitar, sehingga tak Ayal tubuhnya terpental disambar kereta api Babaranjang jurusan Tanjung Enim menuju Palembang.
Akibat kejadian yang berlokasi di Perlintasan Rel Kereta Api Bantaian KM 372 + 1/2 antara Stasiun Penanggiran – Stasiun Gunung Megang masuk area Dusun VII Desa Gunung Megang Dalam Kecamatan Gunung Megang kabupaten Muara Enim (6/2/19)
Mr X berusia sekitar 70 tahun ini dinyatakan tewas di tempat kejadian perkara akibat luka-luka yang dideritanya.
Dari informasi yang didapat dari beberapa diantaranya saksi Tedi Putra dan Yusuf Bin Durnawi keduanya adalah warga Kecamatan Gunung Megang.
Bahwa pada pagi tadi sekitar pukul 08.10 Wib di lokasi ini melihat orang tua yang melintas di jalur kereta api sementara saat itu kereta yang membawa batubara menuju ke kota Palembang sudah berada di dekatnya.
Kami beberapa kali meneriakkan korban namun sepertinya korban tidak merespon dan terus berjalan sehingga kereta api menghantam tubuh korban dan terpental hingga 7 meter ungkap Tedi.
Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono sik, melalui Kapolsek Gunung Megang didampingi kasubag humas Ipda Yarmi menegaskan bahwa korban laki-laki yang belum diketahui identitasnya diduga mengalami keterbelakangan mental Selain itu tidak ditemukan identitas yang melekat
Saat ini kita sudah mendata masinis Herwansyah (38) pegawai PT Kereta Api Indonesia beralamat di kota Palembang dan asisten masinis yaitu Faisal (33) pekerjaan PT KAI dan beralamat di Palembang.
Sementara korban yang diduga telah meninggal dunia ini kita bawa ke Puskesmas Gunung Megang, setelah dipastikan meninggal dunia, Mr X yang tidak memiliki identitas ini diurus oleh masyarakat setempat untuk dimakamkan. tegasnya. (jazzi)

