Halosumsel.com-

Terkait para guru berstatus PNS banyak yang bolos mengajar diwilayah Kecamatan Pulau Rimau seperti yang disiarkan diberbagai media, Kabid Lanjutan Disdik Banyuasin, Sadiman kepada wartawan (17/3) kemarin petang diruang kejanya mengatakan mengaku pihaknya siap melakukan sidak, hanya saja belum ditetapkan jadwalnya. Dalam sidak nanti akan kami lakukan bersama Kasi tentis dan kasubag kepegawaian Disdik.

Selama ini sebenarnya sudah sering kami lakukan sidak dan diakui memang ada guru yang masih suka bolos mengajar, tapi disekolah itu jalanya proses belajar mengajar masih tetap berjalan lancar, karena disetiap kelas saat tiba disekolah yang kami curigai terlihat siswa belajar dan ada gurunya dan tidak perlu kami sebutkan sekolah mana yang jelas itu sekolah lanjutan di Kabupaten Banyuasin, terangnya.

Sadiman menambahkan, “memang kami tidak melihat apakah itu guru berstatus PNS atau masih honor, tetapi prinsipnya jalannya pendidikan disekolah itu tetap berlangsung”.

Dikatakannya, sebenarnya yang lebih mengetahui ketidak-disiplinya para guru di Kecamatan Pulau Rimau itu para Kepala Sekolah, Pengawas dan Kepala UPTD Kecamatan setempat, namun dengan adanya berita dimedia ini kami tetap akan tindak-lanjuti secara cepat.

Masih kata Dia, guru yang ada di Banyuasin lebih 9,5 ribu baik yang berstatus PNS dan ada sekitar 4,5 ribu yang menyandang guru sertipikasi, selain ada yang status honorer dan mereka memiliki keterbatasan termasuk Pengawasan maupun UPTD setempat. Untuk pengawas disekolah lanjutan itu jumlahnya sesuai mata pelajaran atau bidang study.

Tugas Pengawas itu lanjut Dia, bukan mengawasi, tetapi untuk membina dan membimbing dan satu orang pengawas membawai 40 orang guru dan mengawasi guru SMP misalnya ada dimana mana dalam Kabupaten Banyuasin ini.

Dan Pengawasan itu namanya klasikal dan tidak setiap hari mendatangi guru tempatnya mengajar itu saja, tetapi yang potensi untuk mengawasi guru itu hanya Kepala Sekolah dan Kepala UPTD setempat.

Lebih jauh kata Sadiman, Bagi guru yang terbukti bolos mengajar sampai tiga hari tidak tanpa ada keterangan yang sudah sertipikasi, maka tidak dibayarkan itu sanksinya. Yang lain juga ada teguran sampai pemberhentian.

Sadiman menambahkan belum lama ini melakukan masalah itu dan sidak itu diakui masih ada yang baik juga ada yang jelek dan Sidak yang dilakukan di SMKN Tanjung Lago dan disekolah itu cukup menarik dan ternyata masih baik, sebab setiap kelas ada guru tapi apa itu guru pns atau honor, jelasnya sembari mengatakan kalau masalah guru SD itu tidak dapat menjelaskan karena ada bidangnya sendiri dan sangat menyayangkan kalau sampai di Pulau Rimau itu banyak guru PNS yang membolos mengajar, (walbro).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *