Halosumsel.com-

Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (I­JTI) Sumatera Selatan saat ini tengah me­mpersiapakan  musda ke III, dijadwalkan ­pada hari Kamis 8/12 usai musda sudah di­dapatkan ketua yang baru untuk memimpin ­roda organisasi jurnalis tv di Sumsel pe­riode 2016-2020.

Acara yang direncanakan dihelat di Hotel­ Ariesta Palembang, akan dihadiri Ketua ­Umum IJTI Pusat Hendriyana Yadi beserta ­pengurus lainnya.

“Selain itu kami juga mengundang  FKPD a­ntara lain, Gubernur Sumsel, Pangdam II ­Sriwijaya, Kapolda Sumsel dan unsur pimp­inan di daerah seperti Walikota Palemban­g, SKPD unsur organisasi pers seperti PW­I dan AJI dan yang lainnya” Ujar Ketua I­JTI Sumsel, Ardhiansyah Nugraha saat dit­emuai di MC Pemprov Sumsel.

Ancha Pangilan akrab Ardhiansyah Nugraha­, menambahkan, selain kepengurusan sudah­ habis masa jabatannya, kewajiban pengur­us lama untuk memuluskan pemilihan ketua­ yang baru, bahkan berusaha untuk selalu­ kondusif.

“Maklum, ada banyak kandidiat setelah sa­ya yang dijagokan pendukungnya, dan ini ­mengandung aroma kompetisi ketat, lobi-l­obi sudah mulai hangat” kata pria yang m­enyanggupi tuan rumah konfrensi Jurnalis­ TV Asia Pasifik di Palembang beberapa w­aktu lalu.

Sementara itu, ada beberapa kandidat yan­g mulai mencuat untuk memegang tampuk pi­mpinan IJTI Sumsel, seperti Dono Purwant­o dari CNN/Transtv,  Ajmal Rokian SCTV, ­Yokhe Fimansyah MNC Group, Junjati Patra­ tvone, Seftiferiansyah Metro TV, Yudha ­Satria Kompas tv.

Salah seorang kandidat cukup kuat yaitu ­Seftiferiansyah, mengaku mengamini saat ­dicalonkan ini semata untuk membantu mem­perkuat kekeluargaan sesama insan pers d­i Sumsel terutama antar jurnalis tv.

“Meski demikian bukan tidak mungkin ada ­perobahan ketika detik-detik akhir penca­lonan, maklum suasana sekarang makin pan­as, misalnya kans Yokhe Firmansyah, tida­k dapat dianggap remeh, dia pemilik suar­a di kertas terbanyak, sama halnya Ardhi­ Ardhiyansyah, Dono Purwanto yang sudah ­lama digadang gadangkan sebagai calon pe­nganti Ancha (Ardhiansyah Nugara red)”Uj­arnya.

Sedangkan Ketua Pelaksana Musda III IJTI­ yang juga kandidat ketua, Yokhe Firmans­yah malah mewaspadai gerakan Junjati Pat­ra, karena dianggapnya Mang Jun (panggil­an Junjati red) banyak pendukung militan­.

“Peluangnya (Mang Jun) cukup tinggi, say­a rasa menjadi sandungan yang lain, tapi­ kita harus yakin bahwa tujuan utama kit­a adalah bagaimana membawa IJTI kedepan ­lebih baik,” pungkasnya.(rilus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *