CIANJUR, Halosumsel – Memasuki hari-hari penutupan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0608/Cianjur, semangat kerja keras personel tetap terjaga tinggi. Pada Jumat, 31 Juli 2026, personel dari Yon TP 938/Pancasona kembali turun ke lapangan untuk melanjutkan pekerjaan pengecoran badan jalan yang berlokasi di Kampung Sindang Kasih, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cibinong, Jumat 31 Juli 2026.
Berdasarkan data perkembangan terbaru, betonisasi jalan sepanjang 872 meter dengan lebar 4 meter kini telah mencapai progres 88,07 persen. Dukungan peralatan berupa tiga unit molen dan satu unit ekskavator PC 75 sangat membantu kelancaran adukan dan pemadatan beton. Terlihat para prajurit bekerja secara kompak bersama warga, meratakan adukan semen dengan teliti agar permukaan jalan rata, padat, dan memiliki daya tahan yang kuat. Cuaca cerah yang menyelimuti wilayah sepanjang hari turut mendukung kualitas hasil pekerjaan serta proses pengeringan yang optimal.
Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0608/Cianjur, Letkol Inf. Bistok Barry Simarmata, S.Hub.Int., M.S.S., menyampaikan bahwa pengecoran jalan ini menjadi prioritas utama demi kelancaran mobilitas warga. “Kami terus memacu penyelesaian jalan ini dengan tetap menjaga standar kualitas terbaik. Jalan yang mulus dan kokoh akan sangat memudahkan warga Kampung Sindang Kasih dalam mengangkut hasil pertanian serta beraktivitas sehari-hari dengan aman. Sinergi antara Yon TP 938/Pancasona dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan percepatan pekerjaan ini,” ujarnya.
Seorang warga Kampung Sindang Kasih, Bapak Dedi, turut membantu kelancaran pekerjaan sambil menyampaikan rasa syukurnya. “Kami sangat bersyukur melihat jalan kami semakin hari semakin baik. Kerja keras Bapak-bapak prajurit membuat kami semakin yakin bahwa perubahan nyata akan segera kami nikmati. Semoga jalan ini awet dan bermanfaat bagi kami semua dalam waktu yang sangat lama,” ungkapnya.
Kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Satgas berkomitmen untuk terus mempertahankan ritme kerja hingga seluruh sasaran pembangunan dapat diselesaikan dengan hasil yang maksimal sebelum masa pelaksanaan berakhir.(*)

