Palembang, Halosumsel- Dewan Pengurus Cabang Tjimande Tari Kolot Karuhum Banten Indonesia (TTKKBI) Provinsi Sumatera Selatan Mengelar Pelantikan Dewan Pengurus cabang TTKKBI Se-Sumsel, yang diselenggarakan di rumah Dinas Walikota Kota Palembang. Sabtu (20/12/2025).
Acara pelantikan tersebut dihadiri oleh Asisten III Bidang Ekonomi dan Pembangungan Setda Kota Palembang, Isnaini Madani,S.T, M.T, Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin dan sejumlah tokoh penting organisasi TTKKBI Se-Provinsi Sumsel.
Ketua umum DPP TTKKBI, H.Tb. Arif Hidayat yang diwakili oleh Wakil Ketua Umum DPP Tb.Tubagus Ajad Sudrajad berharap dengan adanya pelantikan pengurus TTKKBI Provinsi Sumatera Selatan ini, dapat melestarikan kebudayaan Bangsa di Provinsi Sumsel ini.
Ia berharap, Semoga dengan adanya pelantikan Pengurus TTKKBI di Provinsi Sumsel ini dapat semakin berkembang dalam menjaga kebudayaan leluhur ini.
“Tetaplah jaga kekompakan dan solid dalam berorganisasi, dan untuk program kedepannya TTKKBI dapat bekerjasama dengan pihak pemerintah.” Ucapnya.
Semantara itu, Ketua DPW TTKKBI Provinsi Sumsel, Asep Rozak, S.Ag mengungkapkan TTKKBI ini bukan hanya organisasi saja. Akan tetapi ini merupakan wadah silahturahmi dengan pihak pemerintah.
Asep Rozak menyampaikan bahwasanya selama ini TTKKBI Provinsi Sumsel ini tidaklah Vakum, melainkan TTKKBI Sumsel melakukan revisi, untuk bekerja sama antara tokoh banten dan Sumatera.
“Semoga dengan terbentuknya Organisasi silat ini, dapat mencetak atlet-atlet muda berprestasi khususnya di Wilayah Provinsi Sumsel dan bisa mengikuti kejuaraan beladiri menuju Sea-games mendatang.” Ujarnya.
Ia menambahkan, TTKKBI di 17 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Sumsel ini sudah terbentuk. “kepada pengurus DPC yang baru dilantik untuk selalu menjaga solidaritas dan harus bergerak aktif dalam melestarikan kebudayaan ini”, harapnya.
Sekertaris DPW TTKKBI menambahkan bahwa TTKKBI di Sumsel telah terbentuk hampir di 17 Kabupaten Kota dan insyaallah pihaknya akan mengadakan deklarasi Akbar di Tanggal 14 Februari 2026 dengan melibatkan seluruh padepokan pencak silat yang ada di Sumsel.
“Selain itu DPW TTKKBI Sumsel tidak hanya memiliki program sebatas seni dan budaya tapi juga mempunyai program untuk membantu membiayai masyarakat yang tidak mampu untuk kuliah, program bakti sosial, peduli kasih, dan berbagi bersama kaum duafa”, paparnya.
Kemudian, untuk jangka panjang, kita akan membuat program program untuk menguatkan silaturahmi bagi warga Banten dan Jawa Barat yang ada di Sumsel, dan juga kita ingin merangkul seluruh masyarakat yang ada di Sumsel khususnya di Kota Palembang.
Setelah prosesi pelantikan, acara dilanjutkan dengan pentas pencak silat yang diiringi musik tradisional khas. Para tokoh dan pendekar turut menampilkan kebolehannya di hadapan peserta dan tamu undangan. (DM).

