Apes dialami Gunawan (25) warga Jalan Panca Usaha Lorong Melati RT 54 RW 16 Kelurahan 2 Ulu Kecamatan Seberang Ulu I. Betapa tidak, usai melakukan perampokan sepeda motor di Jalan Soekarno Hatta, Selasa (19/4) pukul 04.00 WIB. Dengan barang bukti berupa sepucuk senpi jenis revolver enam silinder berikut empat amunisi dan sepeda motor Honda Revo tahun 2009 warna Hitam BG 2172 UV, milik Alex Saputra (59) warga Jalan Tanah Merah Lorong Cendana II No 4549 RT 42 RW 11 Kelurahan Demang Lebar Daun, ayah satu anak ini menjalani pemeriksaan intensif penyidik.
Penangkapan berawal saat senjata api yang digunakan terjatuh. Bertepatan dengan itu, anggota satuan Intelkam Polresta Palembang melintas lokasi. Melihat ada kejanggalan, anggota ini pun menyetop lajunya kendaraan tersangka. Setelah diinterogasi, ternyata sepeda motor yang digunakan merupakan hasil rampokan satu jam sebelumnya.
Kepada petugas, tersangka mengaku dirinya terancam setelah Ridho (DPO) mengatakan akan menembak adik perempuannya jika menolak permintaan.
“Malam itu saya tidur di rumah teman saya. Dia menjemput saya disana. Dengan berbonceng tiga menggunakan motor Satria FU, Ridho (DPO) dan Rian (DPO) memberikan senpi. Ketika melihat target, saya kebagian menodongkan senpi, sedangkan Rian membawa motor korban, Ridho standbye di motornya,” jelasnya sembari menahan perih akibat luka tembak dikaki kanannya.
Mengenai senpi yang ditemukan, sopir besi toko bangunan ini mengaku milik Ridho.
“Senpi itu milik Ridho pak, jika mau beraksi dia berikan ke Rian. Lalu, Rian memberikan kepada saya. Saya mau melakukan karena saya ada hutang dengan Ridho sebanyak Rp 500 ribu, saya tidak berharap dapat bagian karena saya pikir impas dengan membantunya merampas motor,” tambahnya.
Sementara korban menjelaskan di dalam motornya terdapat satu unit handphone Nokia di dalam jok motor dan dua jam tangan.
“Saya subuh itu sedang melintas dilokasi. Tiga pelaku memepet dan menerjang motor saya. Lalu, satu diantaranya mendekat sambil mengarahkan senjata api ke tubuh saya. Takut ditembak, saya lari meninggalkan motor,” jelasnya.
Kasat Intelkam Polresta Palembang, Kompol Budi Santoso membenarkan penangkapan tersangka.
“Tersangka ini mencoba kabur saat akan ditangkap. Nantinya akan kami limpahkan ke unit reskrim. Kini dia masih menjalani pemeriksaan intensif penyidik,” tegasnya. (selfy)

