Halosumsel.com –
Diduga kena jantungan setelah sepeda motor miliknya diambil paksa debt kolektor, seorang pengendara Sudarmin (56) langsung meninggal dunia di jalan. Kejadian itu membuat keramaian dan jalanan sempat macet.
Korban Sudarmin (56) pertama kali ditemukan seorang warga yang menunggu bus di halte transmusi di depan Rumah Sakit Umum Pusat Mohammad Hoesin Palembang, Minggu (21/1) pukul 11.30 WIB.
Sudarmin ditemukan tergeletak dengan posisi terlentang yang masih mengenakan helm. Di saku celana korban terdapat ponsel merek Nokia dan STNK (surat tanda nomor kendaraan) Di dalam STNK itu tercantum motor Yamaha 54P (cast wheel) nomor polisi BG 3859 JAC dengan pemilik atas nama Sudarmin (56), warga Dusun IV, Desa Sungai Dua, Kecamatan Rambutan, Banyuasin, Sumatera Selatan.
Sementara ini jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumsel untuk keperluan visum, sembari menunggu kedatangan pihak keluarganya.
Wakapolsek Ilir Timur I Palembang, Iptu Merry mengungkapkan, korban Sudarmin (56) dari keterangan saksi, korban baru saja dicegat debt kolektor dan motornya diambil paksa, kemungkinan kena jantungan, ” Itu masih dugaan sementara, perlu kita dalami lagi,” pungkasnya. (Doni/waluyo)

