MUARADUA, Halosumsel -Seorang perempuan ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamar rumahnya di Perumahan Bukit Permai, Desa Pelangki, Kecamatan Muaradua, Kabupaten OKU Selatan, pada Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 07.15 WIB. Korban diduga menjadi korban tindak kekerasan dan pencurian dengan kekerasan.
Korban diidentifikasi sebagai Maria Simaremare, 39 tahun, seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas di Bawaslu. Alamat korban tercatat di Jalan Pintu Air, Gang Gabe Tua Nomor 04, Kelurahan Siti Rejo 1, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan.
Penemuan mayat berawal dari kecurigaan warga sekitar yang melihat rumah korban tidak menunjukkan aktivitas seperti biasanya. Sehari sebelumnya, pada Selasa (24/3/2026), warga sempat melihat seorang laki-laki keluar dari rumah korban dengan membawa sepeda motor milik korban serta menggendong tas ransel.
Kecurigaan itu kemudian direspons oleh Yuliza Aini (32), seorang guru P3K SD, yang memanggil warga sekitar untuk memeriksa kondisi rumah. Saat dicek, rumah dalam keadaan terkunci dari luar. Warga pun membuka paksa jendela kamar dan mendapati korban sudah tergeletak di lantai kamar dalam kondisi bersimbah darah.
Warga segera menghubungi Polres OKU Selatan. Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi. Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Muaradua untuk menjalani autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian.
Barang Korban yang Hilang
Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui sejumlah barang milik korban hilang, antara lain:
· Satu unit sepeda motor Honda Beat putih dengan nomor polisi BE 2415 ABU,
· Satu unit laptop merek Acer,
· Satu unit ponsel OPPO warna emas dengan IMEI 863525039711397,
· Satu unit ponsel OPPO warna perak pelangi dengan IMEI 862619054260918.
Dugaan dan Penyelidikan
Polres OKU Selatan menduga korban meninggal akibat tindak kekerasan, mengingat kondisi tubuhnya yang berlumuran darah. Selain itu, berdasarkan keterangan saksi yang melihat seorang laki-laki keluar rumah dengan membawa motor korban, pihak kepolisian juga menduga adanya tindak pidana pencurian dengan kekerasan.
Hingga saat ini, identitas laki-laki yang diduga berada di rumah korban masih dalam penyelidikan. Situasi di lokasi kejadian dilaporkan aman dan kondusif. Pihak kepolisian terus melakukan pendalaman dan mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat.
Sofuan

