Pagar Alam,Halosumsel- Warga Kelurahan Nendagung Kecamatan Pagar Alam Selatan Kota Pagar Alam merasa kesal dengan terjadinya banjir yang merendam rumahnya pada hari Rabu, (25/12/2024) yang lalu, kekesalanya muncul setelah mengetahui penyebab banjir tersebut ialah sisa material proyek pembangunan pagar Sekolah Dasar (SD) Negeri 03 yang menumpuk serta menutupi aliran air yang tepat berada disisi jalan sehingga air meluap kejalan dan merendam rumah sekaligus tempat usaha Fotocopy miliknya.

Berdasarkan hasil penelusuran Halosumsel.com sebelum terjadinya banjir, terlihat jelas di samping kanan SD N 03 Nendagung terdapat irigasi yang telah tertutupi oleh sisa material proyek pembangunan pagar sekolah, material tersebut sama sekali tidak dibersihkan oleh pihak Kontraktor, bahkan warga sekitar lokasipun ikut kesal dengan ulah kontraktor yang membiarkan sisa material proyek menutupi irigasi aliran air disamping Sekolah Dasar ini. Diketahui pihak kontraktor pembangunan pagar Sekolah Dasar Negeri 03 Nendagung ini ialah CV. Mahajana Dikara Amerta dengan nomor kontrak 074/420//SP/DIKBUD-DIKDAS/2024 dengan nilai kontrak Rp. 472.516.000,.

Dedi Kurniawan pemilik rumah sekaligus tempat usaha Fotocopy yang rumahnya terendam banjir ini mengatakan, kami sangat menyayangkan terjadinya banjir ini akibat ulah salah satu kontraktor yang membiarkan material sisa bangunan yang ia kerjakan menutupi saluran air sehingga saat hujan deras tiba air meluap dan membanjiri rumah warga disekitar sekolah ini, ”ada empat rumah disekitar sini yang terendam banjir namun tempat kita yang paling parah. ” Tegasnya

Ia menambahkan, Akibat banjir ini hampir seluruh barang-barang ATK miliknya rusak, bahkan dua buah mesin fotocopy ikut rusak akibat terendam banjir. ”kalau kami perkirakan kerugian dari banjir ini mencapai puluhan Juta Rupiah”. Kami berharap ada pihak yang bertanggung jawab dengan peristiwa banjir ini. ”Jelasnya

Ojie