Halosumsel.com-
Mengaku tidak tahan melihat setiap hari ada kecelakaan, maka sejulah warga disekitar lokasi kerusakan jalan lintas Timur Banyuasin diwilayah Betung yang mengalami rusak berlubang melakukan aksi protes dengan menimbun dengan Ban Bekas serta menanam pohon didalam lubang sejak (3/3) petang kemarin.
Tujuan kami menambal lubang dijalintin itu dengan ban bekas serta menanam pohon, supaya pemerintah Desa, Kecamatan, Kabupaten dan Provinsi termasuk para anggota DPRD mengetahui dan segera dilakukan perbaikan, terang Wanto kepada wartawan media ini (4/3).
Wanto bersama rekannya mengaku, sejak kemarin kami melakukan aksi demikian, karena setiap hari dilokasi lubang dijalan pada Km 74 itu ada kecelakaan, karena terjebak lubang terutama para pengendara roda dua.
Masih kata dia, kecelakaan itu sering terjadi ketika saat datang hujan juga pada saat melintas pada malam hari, terutama pengendara dari arah Jambi, sebab posisi lubang itu tepat pada jalur arah pengendara tujuan Jambi-Palembang.
Dalam dua bulan terakhir Februari 2016 ini korban kecelakaan dilokasi lubang itu mungkin sudah lebih kalau 40 an orang pengendara roda dua yang menjadi korbannya, memang belum dengar korban laka itu yang meninggal dunia, tetapi kalau dilarikan ke Puskesmas atau ke Rumah Sakit banyak, jelasnya sembari melanjutkan perjalan.(walbro)
