Halosumsel.com –
Sesuai dengan instruksi Kementrian Lingkungan Hidup (KLH) untuk mengurangi Indonesia bebas dari sampah plastik maka hari ini resmi diterapkan kantong plastik berbayar di 23 kota di seluruh Indonesia, tak terkecuali pun kota Palembang ikut meresmikan penggunaan kantong plastik dan kantong organik berbayar, Minggu (21/2).
Melihat sampah plastik yang jumlahnya fantastis, Walikota Palembang Harnojoyo mengaku setuju dengan kebijakan kantong plastik berbayar ini karena sudah sangat tepat diterapkan oleh Presiden Joko Widodo.
“Jadi maksud dari kantong plastik berbayar ini agar orang yang berbelanja membawa kantong belanja sendiri sehingga dapat mengurangi jumlah sampah plastik di kota Palembang, hal ini juga sesuai dengan visi misi kita untuk menjadikan Palembang EMAS 2018,” ungkapnya.
Tak hanya kantong plastik berbayar yang diresmikan di Lippo Mall Jakabaring tadi namun kota Palembang juga mulai menerapkan penggunaan kantong organik (Enviplast) berbayar yang terbuat dari tanaman sehingga mudah terurai.
“Kita mulai memberlakukan kantong organik ini diseluruh mall dan retail di kota Palembang karena kelebihan dari kantong plastik organik yang terbuat dari bahan dasar singkong racun yaitu dapat terurai lebih cepat berkisar 3 sampai 6 bulan,” jelas Harnojoyo.
Untuk awalnya, lanjut orang nomor satu di kota Palembang ini, Pemerintah Kota (Pemkot) melalui PT Palembang Trade Logistic (Patralog) selaku Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) akan membagikan 10.000 kantong plastik organik.
“Kita akan membagikan 10.000 kantong organik di seluruh mall dan retail karena seperti yang sudah kita ketahui kantong plastik membutuhkan waktu beratus-ratus tahun untuk bisa terurai nah dengan kantong organik ini harapannya penggunaan sampah plastik bisa lebih berkurang,” ujarnya.
(aisyah)
