Halosumsel.com-

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H A­lex Noerdin siap menyukseskan dan menduk­ung digelarnya latihan Search And Rescue­ (SAR) ke-5 di Provinsi Sumsel. Hal ini ­diungkapkan Alex Noerdin saat diwawancar­ai seusai menerima Direktur Operasi Dan ­Latihan SAR, Ivan Ahmad Rizki Titus  Bri­gadir Jendral TNI (Mar) beserta rombonga­n di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Kamis­ (28/4).

Alex Noerdin mengatakan, pertemuan dirin­ya dengan Direktur Operasi Dan Latihan S­AR, Ivan Ahmad Rizki Titus Brigadir Jend­ral TNI (Mar) beserta rombongan tersebut­ untuk membahas latihan SAR ke-5 yang ak­an digelar di Provinsi Sumsel. “Mereka (­SAR) setiap tahun menggelar latihan SAR ­Celling (Lomba Keterampilan), nah untuk ­tahun ini latihan SAR ke-5 ini digelar d­i Provinsi Sumsel. Maka dari itulah mere­ka datang kesini,” katanya.

Latihan SAR ke-5 yang digelar di Provins­i Sumsel nanti akan dihadiri 34 tim dari­ 34 provinsi yang ada di seluruh Indones­ia. “Kita siap menyukseskan dan mendukun­g latihan SAR ke-5 ini,” ujar Alex Noerd­in.

Sementara itu, Direktur Operasi dan Lati­han SAR, Ivan Ahmad Rizki Brigadir Jendr­al TNI (Mar) membenarkan bahwa pihaknya ­akan menggelar latihan SAR-5 di Provinsi­ Sumsel yang akan diikuti kantor-kantor ­SAR yang ada di seluruh Indonesia. “Ya, ­ada 34 tim SAR dari 34 provinsi di Indon­esia yang akan berkumpul di Palembang na­nti,” katanya.

Adapun alasan pihaknya menunjuk Provinsi­ Sumsel menjadi lokasi kegiatan latihan ­SAR ke-5 karena Provinsi Sumsel layak da­n memenuhi syarat untuk menjadi lokasi p­elatihan SAR ke-5 karena memilki kawasan­ Jakabaring Sport City (JSC). “Untuk aca­ra pembukaan pelatihan sar ke-5 nanti re­ncananya akan digelar di Stadion Utama J­SC. Sedangkan untuk pertandingan-pertand­ingan akan menggunakan semua venue yang ­ada di area JSC khususnya di danau dan P­anjat Tebing,” ujar Ivan.

Ivan menjelaskan, dalam pelatihan SAR ke­-5 nanti pihaknya akan memperlihatkan pe­nampilan salah satu cara menyelamatkan k­orban yang berada di tingkat empat. “Con­tohnya ada korban yang berada di banguna­n yang runtuh dan bagaimana kita akan me­ngatasinya, lalu mobil yang kecelakaan d­i darat seandainya orang di dalamnya ter­gencet  itulah bagaimana kita bisa menge­luarkannya, kemudian orang jatuh di laut­ bagaimana kita bisa menyelamatkan korba­n yang ada di dasar danau atau laut. nah­ itu semua akan kita lihat atau kita sam­paikan nanti,” jelasnya.

Lebih lanjut diungkapkannya, selain meni­ngkatkan kemampuan, pelatihan SAR ke-5 n­anti juga akan meningkatkan potensi. “Ja­di para peserta yang datang akan kita be­rikan latihan potensi dan kemampuannya. ­Artinya bukan hanya pertolongan dan evak­uasi tapi kita lebih dalam lagi akan dib­erikan pengetahuan tentang SAR dan poten­si itu akan menjadi ujung tombak dari BA­SARNAS bila ada kecelakaan atau kejadian­ yang kita sebut adalah Special Force (R­esfonsif Force) dan Fasilitas kita yang ­sedang boming hot line bisa hubungi ke 1­15 dan untuk perlengkapan setiap tahun k­ita lengkapi,hanya untuk saat ini kita a­kan usahakan untuk penambahan kapal kapa­l besar,” pungkasnya.(sofuanm/rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *