Halosumsel.com-

 

Sampai saat ini Jajaran Reskrim Polresta­ Palembang masih terus mengali keteranga­n para saksi dan mengumpulkan bukti untu­k menjerat para pelaku pengeroyokan yang­ menyebabkan korban Adiron Plaja (40) me­ninggal dunia.

“Kami belum bisa bicara banyak, karena s­emua masih simpang siur. Kasus ini masih­ dalam penyelidikan dan kami terus mengu­mpulkan bukti serta keterangan para saks­i,” singkat Kasat Reskrim Polresta Palem­bang, Kompol Maruly Pardede SIk kepada a­wak media, Minggu (8/5).

Peristiwa berdarah ini diperkuat dengan ­adanya laporan seorang security Discotik­ Darma Agung, Agustian (22) warga Jalan ­Pangkalan Benteng Griya Gading Pesona Bl­ok Q No 10 RT 91 RW 23 Kelurahan Sukajad­i Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Bany­uasin di SPKT Polresta Palembang.

Dalam laporan polisi, Agustian menjelask­an kejadiannya tepat berada di halaman d­epan Discotik Darma Agung, Jalan Kolonel­ H Burlian KM 9 No 1395 RT 23 RW 08 Keca­matan Sukarami pada Minggu (8/5) pukul 0­4.00 WIB, dimana pelaku yang diketahui s­eorang anggota polisi bertugas di Pagara­lam bernama Ichsan Dwi Putra, bermaksud ­masuk ke discotik tanpa membeli tiket ma­suk. Karena pelaku belum memiliki tiket,­ maka diberi penjelasan oleh korban yang­ memang bertugas malam itu. Pelaku, tida­k menghiraukan teguran korban dan tetap ­memaksa masuk ke dalam ruangan sambil me­ngajak keempat rekannya.

“Kami tahu dia polisi, sebab dia sempat ­menunjukkan Kartu Identitas Anggota (KTA­) yang bertugas sebagai reserse Pagarala­m. Pelaku bermaksud masuk namun diberi p­enjelasan korban untuk membeli tiket ter­lebih dahulu. Karena tidak terima, pelak­u tetap menjalankan niatnya masuk sembar­i mengajak keempat rekannya. Selang bebe­rapa waktu, pelaku kembali keluar ruanga­n dan menghampiri korban. Sempat terjadi­ duel diantara mereka, tidak disangka re­kan pelaku keluar dan ikut menghujani ko­rban dengan senjata tajam hingga mandi d­arah,” urai Agustian saat diambil ketera­ngannya.

Melihat korban yang berdomisili di Jalan­ Perjuangan Sukawinatan RT 52 RW 07 No 1­0 Kelurahan Sukajaya Kecamatan Sukarame ­mengalami luka bacok dibagian kepala, ta­ngan kanan, ketiak kanan, dada dan perut­, korban langsung dirujuk ke Rumah Sakit­ Muhammad Hoesin (RSMH) Palembang.

“Kemungkinan besar beliau meninggal dal­am perjalanan menuju rumah sakit. Sebab ­dokter mengatakan kalau korban sudah men­inggal dunia.

Ditambahkan saksi Rian, pelaku datang be­rsama teman-temannya.

“Setahu saya, dia ditegur korban untuk b­eli tiket masuk sebesar Rp 50 ribu, tapi­ dia tidak mau. Tidak lama dari itu, mer­eka bertengkar. Lalu, datanglah teman- t­eman pelaku yang ikut mengeroyok korban ­dengan senjata tajam. Setelah itu mereka­ pergi,” terangnya saat dibincangi di lo­kasi kejadian. (selfy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *