Halosumsel-

           
            Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan oleh Irup, menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada para Prajurit dan PNS TNI atas kinerja yang tidak pernah surut, hal ini menunjukkan sebagai insan yang bertakwa, setia dan rela berkorban dengan tulus ikhlas bagi bangsa dan negara, diharapkan kesetiaan ini harus melekat sepanjang hayat dalam sanubari kita semua. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para prajurit  TNI yang sedang melaksanakan tugas kemanusiaan membantu korban bencana alam tanah longsor di Ponorogo.
 
            Berkaitan dengan pelaksanaan Pemilukada serentak di 101 daerah dari tingkat provinsi, kabupaten dan kota dapat berjalan dengan tertib, lancar, aman, damai, lancar dan sukses. Dan untuk daerah yang akan melaksanakan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur putaran kedua, tegaskan bahwa TNI tetap bersikap netral dan menjamin pilkada berjalan tertib, aman dan lancar. Bagi PNS TNI yang akan memilih gunakanlah hak pilih dengan sebaik-baiknya, Waspadai upaya adu domba dan menarik TNI kekancah politik praktis.
 
            Seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi komunikasi dan informasi serta munculnya kelompok baru Cyber Narcoterorism  menggunakan dunia maya sebagai wahana untuk mengedarkan dan menyalahgunakan narkotika yang hasilnya untuk membiayai kegiatan terorisme. Panglima TNI mengingatkan, kejahatan lintas negara ini akan menjadi ancaman serius dan sangat berbahaya bagi bangsa Indonesia.
 
            Selain itu semakin masifnya penggunaan media sosial yang menjadimedan pertempuran baru. Penyebaran informasi dan berita bohong (hoax) melalui media sosial dapat menyebabkan perpecahan yang membahayakan persatuan dan kesatuan, ke-Bhineka Tunggal Ika-an dan munculnya radikalisme. Untuk membentengi menyebar berita bohong (hoax) tersebut, prajurit dan PNS TNI jangan mudah percaya terhadap berita bohong, percayalah kepada komandan satuan. Prajurit dan PNS TNI harus cerdas, pandai memilah dan memilih berita yang positif dan bermanfaat. Untuk itu Panglima TNI memerintahkan kepada seluruh prajurit dan PNS TNI agar tidak mengunggah gambar, foto dan video yang tidak pantas untuk ditonton, karena hal ini dapat merugikan citra TNI di masyarakat. Pedomani dan laksanakan ketentuan-ketentuan penggunaan media sosial yang dikeluarkan oleh pimpinan TNI.
 (rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *