Foto di cms

Palembang, Halosumsel-

Salah seorang tokoh masyarakat Sumsel dan Palembang, Mula Jadi Tampubolon yang pernah dijuluki Si Mata Elang Dari Palembang versi majalah Gatra tahun 1994 berpulang.

Jenazah mendiang Mula Jadi Tampubolon saat ini disemayamkan di rumah duka yang berada di Jalan Soekarno Hatta Kelurahan Alang-alang Lebar Palembang. Pria kelahiran Tapanuli Utara 21 Maret 1941 ini, sudah sejak muda aktif diberbagai organisasi yang ada di Palembang.

“Beliau itu memiliki jiwa yang pantang menyerah dan selalu semangat. Selain itu, selalu mendekatkan diri dengan Tuhan dan memiliki jiwa sosial yang sangat tinggi. Itu yang selalu diajarkan kepada kami anak-anaknya,” ujar Letkol CBA Benny Mutiha Tampubolon yang juga merupakan Kabekangdam II Sriwijaya ini saat ditemui di rumah duka, Kamis (18/10).

Tokoh yang juga membuat kondisi antar umat beragama di Palembang selalu damai ini, berpulang ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa pada 15 Oktober 2018 lalu di RS Siloam Palembang. Bapak lima anak ini, dikenal aktif di organisasi kemasyarakatan, partai politik maupun organisasi lainnya.

Mendiang Mula Jadi, pernah menjabat Ketua KERABAT Sumsel
Ketua Partai PDS Sumsel, Ketua ARDIN Sumsel, Ketua Organda, Ketua Komisi Tinju Indonesia Sumsel dan Promoter Tinju serta beberapa kali menjadi Ketua Pembangunan Gereja di Sumsel.

“Nantinya, akan ada acara adat Saur Ma Tua yang merupakan acara adat tertinggi pengantar mendiang sebelum dikebumikan. Acara adat ini, dilaksanakan berdasarkan permintaan dari rekan-rekan mendiang yang ingin memberikan penghormatan terahir atas jasa dan dedikasi beliau semasa hidup,” ungkap bungsu dari lima saudara ini.

Diusia senjanya, Mula Jadi tetap aktif di organisasi kemasyarakatan. Namanya, tak asing lagi di kalangan tokoh masyarakat yang ada di Palembang terutama kalangan Suku Batak. Memiliki jiwa sosial yang tinggi, sampai akhir hayatnya Mula Jadi terus beraktivitas dan bisa bermanfaat bagi orang banyak terutama di sekitar lingkungan tempat tinggalnya.

Para kerabat, rekan dan juga sahabat sepertinya kehilangan dengan sosok satu ini. Mereka hanya bisa mengirimkan doa dan juga ikut berduka cita yang salah satunya dengan mengirimkan karangan bunga. Terlihat di rumah duka sampai hampir sepanjang simpang Tanjung Api-api, berjajar karangan bunga sebagai ungkapan duka cita. Ada pula pejabat dan mantan pejabat melayat ke rumah duka termasuk
rombongan Danjen Kopassus beserta staf dari Cijantung datang melayat ke palembang.

“Kami lima bersaudara, merasa sangat bersyukur apa yang telah diajarkan beliau membuat kami menjadi orang sukses. Seperti kakak tertua kamu Robinson Tampubolon SH sekarang menjadi
Ketua Umum Demokrat Tibasa Sumut yang dulunya ketua KNPI Palembang, Brigjen TNI Richard Tampubolon SH MM sekarang menjabat WadanJen Kopassus,
Riris Nova Rina Tampubolon,
Julius Tampubolon SE MM (Alm) dan saya sendiri Letkol Cba Benny Tampubolon Sip MM sebagai Kabekangdam II Sriwijaya. Itu semua karena beliau,” pungkasnya.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *