Banyuasin,  HS-

Aksi sejumlah komunitas emak-emak yang berada di Kabupaten Banyuasin ini membentuk Forum Sedekah Beras 1 kg / uang setaranya, forum tersebut didirikan sebagai wadah bagi masyarakat yang ingin menyalurkan harta mereka kepada orang yang membutuhkan, terutama harta berupa beras menuai kritikan dari pengguna medsos.

Sebut saja Aan (samaran) warga Banyuasin saat melihat aksi Emak-Emak yang gelar bakti sosial di unggah ke Facebook nampak tidak setuju dan seraya berkata ” ah paling- paling cari sensasi aja, tidak kreatif dan lumrah yang model kayak gini” cetusnya kepada wartawan, Sabtu (2/3/2019)

Sebelumnya Erika kamal sebagai ketua forum sedekah beras 1 kg / uang setaranya mempertegas kegiatan yang mereka galakan saat ini sudah mendapatkan respon dari Bupati Banyuasin H. Askolani jasi, SH. MH.dan berharap, komunitas sosial tersebut dapat menyebar ke wilayah perairan.

“Alhamdulilah kalau dari Pemkab Banyuasin kita sudah mendapatkan dukungan langsung dari Bupati Banyuaasin, tinggal harapan kita gerakan kita ini bisa berkembang di wilayah perairan sana, kalau ada yang mau menjadi relawannya kita persilahkan untuk mendirikan posko ini, agar terwujud keadilan yang merata sesuai dengan slogan Bupati kita Banyuasin Bangkit adil dan sejahterah , jadi komunitas kita ini membantu program Bupati juga pada dasarnya, serta mengharap ridho dari Allah SWT, biarlah penilaian masyarakat seperti apa yang jelas kita kerja ikhlas tanpa embel-embel apapun”tukasnya.

Sementara, Agustaf huasaini. S. S. Salah satu tokoh pencetus AMB Banyuasin sebagai Sekjen AMB Mengatakan dirinya mendukung penuh kegiatan yang dilakukan oleh para emak-emak milenial yang ada di Kabupaten Banyuasin,

“Kegiatan yang Positif dan memang diperlukan di era sekarang, yang bisa menumbuhkan rasa solidaritas terhadap lingkungan dimana organisasi itu berada. Yang penting NIATnya untuk amal jariyah/ibadah, dan yakin saja meski biasanya diawal pergerakan banyak yang meragukan (nyinyir. ) Fokus saja, komentar yang negatif dihadapi dengan cara yang santun dan elegan saja. Biasanya mereka belum paham dengan konsep yang dibawa komunitas sosial tersebut, itu berdasarkan pengalaman kami selama membesarkan ANGKATAN MUDA BANYUASIN (AMB). Jaga terus semangatnya menjadi salah satu provokator sedekah di Banyuasin setelah AMB.”singkatnya. (Dodi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *