Halosumsel.com –

Kerjasama kota Palembang untuk membangun kawasan pariwisata dan energi listrik tenaga surya dengan investor luar negeri hari ini sah ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di rumah dinas Walikota, Jalan Tasik No 2 Palembang, Rabu (24/2).

Menurut Walikota Palembang, Harnojoyo kedatangan investor ini harus disambut baik sebab pembangunan tanpa dukungan dan hanya mengandalkan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tentu tidak cukup.

“Kita beri kesempatan pada investor luar untuk menanamkan modal disini agar membawa ekonomi rakyat kota Palembang lebih baik lagi,” ungkap Harnojoyo.

Harnojoyo menambahkan ada dua investor dari luar negeri yang akan menanamkan modalnya disini, pertama dari Australia yang ingin membuat kawasan pariwisata di Pulo Kerto dan yang kedua investor dari Italia yang akan membuat energi listrik tenaga surya.

“Untuk pembuatan kawasan pariwisata sendiri Mr. Rusel Percival selaku komisaris utama PT BCI Sumsel sudah enam kali mengunjungi lokasi Pulo Kerto dan pada kali ini dilanjutkan dengan penandatangan MoU,” jelasnya.

Mengenai dana investasi yang ditanamkan, lanjut Harno sebesar 4,5 Triliun untuk pengembangan kawasan pariwisata di Pulo Kerto sedangkan untuk pembangkit listrik tenaga surya sebesar 2,8 Triliun jadi total keseluruhannya 7,3 Triliun yang akan diinvestasikan.

“Hari ini penandatangan MoU dan dalam waktu cepat akan dikembangkan kesepakatan agreement terkait dengan kerjasama daripada hasil MoU ini dan PT Palembang Trade Logistic (Patralog) selaku Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dari Palembang akan ikut bermitra saling bekerjasama sebagai perusahaan swasta di Pemerintah Kota (Pemkot) untuk mengelola ini bersama,” ulasnya.

(aisyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *