Banyuasin-

 

Dalam rangka mengoptimalkan program Swasembada pangan yang dicanangkan Pemerintah Pusat, Komando Distrik Militer (Kodim) 0430/Banyuasin bersama Dinas Pertanian Provinsi Sumsel menyelenggarakan Gerakan Tanam Massal bertempat di Desa Daya Murni Kecamatan Muara Sugihan dan di Desa Damar Wulan Kecamatan Air Salek Kabupaten Banyuasin, Jumat (28/9/2018).

 

Kegiatan tersebut dihadiri langsung olehKepala BPPSDMP Kementerian Pertanian RI Bapak Dr. Ir. Momon Rusmono, MS. dan didampingi oleh Dandim 0430/Banyuasin Letkol Arh Alfian Amran, S.T., M.M., Pasi Binwanwil Siter Korem 044/Gapo Mayor Inf Khairul dan Kadistan TPH Prov. Sumsel Erwin Noerwibowo, STP. beserta Staf serta para Gapoktan Kab. Banyuasin.

 

Berkaitan dengan kegiatan tersebut, Dandim 0430/Banyuasin Letkol Arh Alfian Amran, S.T., M.M., memerintahkan kepada jajarannya untukbersama-sama mengajak Distan Kab. Banyuasin, Danramil, Babinsa, para Gapoktan dan Poktan sebagai ujung tombak di lapangan dapat mempengaruhi masyarakat petani untuk segera menanam tanaman padi dengan cara serentak.“Sekarang sudah mulai memasuki musim penghujan, kita ajak para petani untuk segera menanam secara serentak yang dampaknya sangat bagus bagi produksi pangan di wilayah Banyuasin,” kata Dandim.

 

Selain itu, Dandim 0430/Banyuasin juga menyampaikan, bahwa keberadaan TNI di tengah-tengah para petani adalah untuk melaksanakan pendampingan UPSUS Pertanian dalam rangkamendukung program Swasembada Pangan Nasional melalu percepatan luas olah lahan dan luas tambah tanam bekerjasama dengan pemangku kepentingan dilapangan.“Kita jangan kendor untuk terus mengejar target peningkatan produksi hasil pertanian melalui percepatan tanam dengan cara tabur dalam bulan September ini,” terang Letkol Alfian.

 

Namun, Dandim juga mengingatkan kepada tenaga penyuluh yang mumpuni dan menguasahi tehnik lapangan untuk membimbing para petani dan yang nantinya juga akan mendapat pendampingan dari para Babinsa. Sebagai contoh yang baik bagi para petani, misalnya tehnik pola tanam yang perlu disosialisasikan, disamping hal ini dapat menekan serangan hama juga produksi pertanian akan meningkat.

 

Sementara itu, Kepala BPPSDMP Kementerian Pertanian RI Bapak Dr. Ir. Momon Rusmono, MS. mengatakan, program Upsus percepatan tanam dan olah lahan di Provinsi Sumsel yang dipusatkan di Kabupaten Banyuasin, karena Banyuasin mempunyai potensi yang sangat besar guna mendukung pencapaian target yang telah ditetapkan oleh Kementan. “Di Kabupaten Banyuasin memiliki potensi lahan siap olah tanam yang cukup tinggi, untuk itu kita maksimalkan menjadi realisasi untuk tanam pada bulan September ini, sehingga target akan tercapai,” terang Momon Rusmono.

(Rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *