Halosumsel
Langkah antisipasi pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menjelang Asian Games 2018 terus dilakukan Pemerintah Provinsi Sumsel. Salah satunya dengan menggelar rapat koordinasi khusus Karhutla tahun 2018 bersama BPBD Sumsel dan para stakeholder diwilayah Sumsel Selasa (17/4) bertempat dikantor BPBD Sumsel Palembang
Rakor yang dipimpin langsung Dansatgas Komandan Korem 044/Gapo Kolonel Inf Iman Budiman dan Wadan Satgas Hiasi. Iriansyah
Kepala BPBD Sumsel Iriansyah mengatakan, terdapat 4 daerah rawan Karhutla di Sumsel yakni Kabupaten OKI, Ogan Ilir, MUBA, dan Banyuasin. Sedangkan lahan gambut terluas berada di Kabupaten OKI, di mana 60 persen lahan gambut tersebut berada di wilayah konsesi Perusahaan Asia Pulp and Paper (APP) di Kabupaten OKI. Untuk itu, pihak APP sudah melakukan berbagai langkah antisipasi pencegahan Karhutla mulai dari kelengkapan fasilitas hingga pendanaan.,” Ungkap Iriansyah
Lanjut Iriansyah ,” dari Empat Kabupaten tersebut ada 47 desa yang rawan terjadinya kebakaran ,untuk itu kita fokus pada desa desa tersebut,rakor ini untuk mensinergikan seluruh komponen untuk mengatasi karhutla jangan sampai mengganggu kegiatan Asian games pada bulan Agustus 2018 nanti,” imbuh nya
Lebih lanjut Alex Iriansyah mengatakan, dari 4 Kabupaten yang rawan Karhutla semua sudah melakukan langkah antisipasi pencegahan mulai dari perencanaan, kelengkapan fasilitas termasuk posko pemantauan hotspot (Titik Api).
Sementara itu Dansatgas Kolonel Inf Iman Budiman mengatakan,” saya minta seluruh komponen melakukan koordinasi untuk mengatasi karhutla ini, satu sama yang lain harus saling berkomunikasi untuk menyamakan penanganan karhutla,” singkat Danrem
(Sofuan)

