Tanjung Enim, HS-
Jika ada pertanyaan kota manakah di Sumatera Selatan yang udaranya sangat panas jawabnya pasti kota batubara atau Tanjung Enim Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan
Tak hanya panas karena di cuaca kering seperti ini ancaman debu sangat Menyesak terutama pada malam hari.
Banyak diantara Masyarakat khususnya anak-anak yang terpaksa harus menggunakan masker pada saat mereka berangkat ke sekolah ataupun para karyawan ia akan bekerja pada pagi karena di pagi hari, tumpukan debu hampir di seluruh Jalan dalam Kota Muara Enim Tanjung Enim sudah sangat tebal utamanya yang sudah ada di pinggir-pinggir jalan (10/9/19)
Tumpukan debu ini semakin menggila terutama di jalan depan lapangan Saringan hingga menuju persimpangan tugu perjuangan kota Tanjung Enim
Ya sejak satu bulan lalu sedang dilakukan pembangunan trotoar oleh kontraktor PT BA Tbk Tanjubg Enim dan tumpukan material berserakan di jalan lintas tersebut dan nyaris tak dilakukan penyiraman. Ungkap Sarmuddin Warga Saringan pagu tadiPicsa tidak tahu kita yang mana lagi yang harus dirampas oleh perusahaan karena saat ini ingin bernapas pun terasa sangat sulit, Lantas apa yang dilakukan oleh perusahaan karena menyikapi di bulan kemarau seperti ini kepeduliannya hanya sebatas saran dan usulan itu pun belum tentu ada tanggapan dan realisasinya.
Terpisah di mintai keterangan ketua komunikasi forum RT RW kadus Kecamatan Lawang Kidul Mesti Gestonaini, SIP terkait menggilanya debu di kita Tanjung Enim hanya menjawab singkat
menurut kami, segala persoalan masyarakat yang kita himpun melalui RT RW dan Kadus, sudah kita sampaikan Pihak lintas sektoral PT Bukit Asam Namun entah karna kita hanya mengusulkan, dan urasan tanggung jawab sepenuhnya adalah mereka (PTBA) tutupnya.(74JY)

