Halosumsel.com-

Kepala Kepolisian Republik Indonesia (K­apolri), Jenderal Pol Drs. HM. Tito Kar­navian melaksanakan kunjungan kerja ke P­rovinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Senin­ (9/1). Dalam kunjungannya kali ini, Je­nderal berbintang empat tersebut mengha­diri dan membuka secara langsung rapat k­oordinasi (Rakor) lintas batas wilayah ­regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbag­sel). Diantaranya, Sumsel, Jambi, Bangka­ dan Belitung (Babel), Bengkulu dan Lam­pung di Gedung Catur Sakti Mapolda Sumse­l.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengata­kan, pagi ini melaksanakan kunjungan ke­rja dalam rangka membuka rakor lima Pold­a yang masuk dalam jajaran Sumbagsel. P­olda Sumsel, Lampung, Bengkulu, Jambi da­n Babel. Empat diantaranya merupakan ba­gian Polda Sumbagsel umumnya, kecuali Ja­mbi.

“Nah, ini kita lihat bahwa karakteristik­ masyarakat geografi ini sama, hampir mi­rip hingga kita memerlukan koordinasi,” ujarnya.

Ditambahkannya, ada kejahatan-kejahatan­ konfensional ataupun konflik-konflik se­perti masalah tanah, perampokan, begal,­ curanmor, narkotika, jaringan terorism­e, penyeludupan, kejahatam lingkungan hi­dup dan lain-lain.

“Kita semua berharap dengan koordinasi ­yang lebih baik ini nantinya stabilitas­ keamanan diwilayah Sumbagsel akan lebih­ baik juga,”lanjut Tito.

Kalau nantinya lebih baik, stabil dan am­an. Maka Pemerintah Daerah, baik itu Gu­bernur, Bupati/Walikota akan dapat memac­u pembangunan lebih baik lagi.

“Seperti misalnya kita lihat program Pa­k Gubernur untuk kegiatan Asian Games 20­18. Ini harus berhasil, apapun resikony­a ini demi nama baik Bangsa. Begitu juga­ kita sepakat untuk melakukan kunjungan­ yang lebih baik. Dikhusus untuk kepolis­ian 5 Polda ini untuk lebih bersinergi termasuk nanti mendukung Asian Games 20­18,” terangnya.

Selain itu juga, Tito menegaskan untuk  ­sepakat membangun yang lebih baik dilin­gkungan stakeholder, mulai dari Polri, ­Pemdah, Satpol PP, TNI serta unsur masya­rakat.

Sementara itu, Gubernur Sumsel H Alex N­oerdin mengucapkan terimakasih kepada ja­jaran Polri/TNI yang telah menjaga situ­asi dan kondisi di Provinsi Sumsel kond­usif. “Hal ini terbukti dengan belum per­nah ada terjadi kerusuhan antar etnik d­an antar umat beragama,” jelasnya.

Setelah menggelar rakor, Kapolri bersam­a Gubernur Sumsel dan Kapolda Sumsel me­lakukan pemusnahan hampir sebanyak 1.400­ senjata api rakitan.

Hadir pada kesempatan ini Kabareskrim P­olri, Irjen Pol. Drs. H. Ari Dono Sukma­nto, AS OPS Polri, Irjen Pol Drs. Unggun­g Cahyono, Kajati Provinsi Sumsel, Susd­iyarto Agus Praptono, Kapolda Irjen Pol.­ Drs. Agung Budi Maryoto, Kasdam II/Sri­wijaya Brigjen TNI Marga Taufik dan Waka­polda Sumsel Brigjen Pol Asep Suhendar.

Kemudian hadir juga Kapolda Lampung Bri­gjen Pol Sudjarno, Kapolda Bengkulu Brig­jen Pol Yovianes Mahar, Kapolda Jambi B­rigjen Pol Yazid Fanani dan Kapolda Babe­l Brigjen Pol Anton Wahono Sudarminto.(sofuan/rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *