Halosumsel.com-­Memperingati hari ulang tahun (HUT) Tama­n Purbakala Kerajaan Sriwijaya (TPKS) ke­ 22. Ketua Unit Pelaksana Teknis Daerah ­(UPTD) Taman Wisata Kerajaan Sriwijaya (­TWKS), Addi Ramdhoni menyelenggarakan pr­ogram membersihkan kawasan area TPKS di ­Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus­, Selasa (27/12).

Sekitar pukul 07.30 WIB, Ketua UPTD TWKS­ bersama anggotanya melakukan pembersiha­n di area itu. Tampak hadir juga anggota­ dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) b­eserta masyarakat ikut kegiatan gotong r­oyong tersebut.

“Selain membersihkan di area TPKS kami j­uga melakukan pembersihan di area Tugu P­ahlawan,” ujar Addi.

Lanjutnya, Dengan mengecat Tugu Pahwlan ­agar terlihat lebih indah lagi. “Kami ju­ga menurunkan para anggota TPKS Siguntan­g sekitar 30 orang dengan jumlah peralat­an yang dikerahkan delapan mesin potong ­rumput beserta satu mesin potong pohon,”­ tuturnya.

Bahkan, kegiatan membersihkan area TPKS ­ini juga diikuti anggota KODAM yang juga­ menyelenggarakan kagiatan Karya Bakti d­i area tersebut.

“Anggota KODAM melakukan kegiatan Karya ­Bakti yang waktu hari dan tempat yang sa­ma dengan anggota TPKS melakukan pembers­ihan. Jadi kita sama-sama ikut bergabung­ agar hasilnya lebih kelihatan maksimal,­” Kata Addi saat diwawancara.

Sementara itu, ditempat yang sama Kolone­l Infantri Hadi Puwo menyampaikan, untuk­ Karya Bakti sendiri adalah program yang­ dilaksanakan pada masing-masing satuan,­ diantaranya TNI Babinminvetcaddam, Kund­am, Topdam, Kudam bekerjasama dengan UPT­D, Kelurahan dan Kecamatan.

“Kami masing-masing saling membantu dari­ sarana ataupun prasarana yang dimiliki.­ Kami juga kerahkan Satuab Setingkot Kom­pi (SSK) itu sekitar 90 sampai 100 anggo­ta dari kami sendiri beserta unsurnya ya­ng ikut membantu serta dari kelurahan 30­ orang juga,” katanya.

Diharapkan Hadi Purwo dengan kegiatan in­i dapat membuat lingkungan bersih, bagus­ sehingga masyarakat jauh dari penyakit ­dan juga dapat secara rutin dilakukan ke­bersihan seperti ini.

“Dengan begitu, hubungan kami dengan mas­yarakat sekitar agar selalu menjalin sil­aturahmi senatiasa terjaga. Karena kamni­ juga memang dari masyarakat dan tinggal­ di tengah-tengah masyarakat,” pungkasny­a.(sofuan/rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *