Palembang, Halosumsel– Ketua Komisi V DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) dari Fraksi Partai Gerindra, Alwis Gani, menegaskan bahwa kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) harus dilaksanakan berdasarkan prinsip moralitas dan kesetaraan, tanpa kekerasan atau pelanggaran aturan. Pernyataan ini disampaikan menanggapi maraknya kekhawatiran masyarakat terkait praktik perpeloncoan oleh senior selama MPLS.
“Pengenalan lingkungan sekolah harus sesuai aturan, tidak boleh ada kekerasan atau tindakan di luar ketentuan. Siswa baru dari berbagai latar belakang SMP harus diperlakukan secara adil. Sekolah wajib menjunjung kesetaraan, tidak boleh bertindak semaunya sendiri,” tegas Alwis Gani, Senin (14/11/2025) di Kantor DPRD Sumsel
Ia menekankan bahwa MPLS seharusnya menjadi momen membangun karakter positif, bukan menimbulkan trauma. “Ini hari pertama sekolah, banyak siswa dan orang tua yang mungkin kaget dengan dinamika yang terjadi. Komisi V akan melakukan pemantauan ke sejumlah sekolah di Sumsel untuk memastikan MPLS berjalan sesuai prosedur,” tambahnya.
Alwis juga mengingatkan agar sekolah mematuhi panduan Kementerian Pendidikan yang melarang segala bentuk perpeloncoan, diskriminasi, atau aktivitas tidak mendidik selama MPLS. “Prinsipnya, MPLS harus berkeadilan dan memprioritaskan kenyamanan peserta didik baru,” pungkasnya.
Pernyataan ini disampaikan seiring laporan sejumlah orang tua tentang dugaan praktik tidak pantas dalam MPLS di beberapa daerah. DPRD Sumsel berharap inspeksi mendadak dapat mendorong transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan MPLS.
Sofuan

