Halosumsel-

Kodam II/Swj, Selasa (4/7/2017) melaksanakan program TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) ke-99 TA. 2017, secara serentak di 6 wilayah. Pelaksanaan Program TMMD ditandai dengan upacara pembukaan yang dipimpin oleh masing-masing pejabat Pemda di 6 wilayah Sumbagsel. Pada saat yang bersamaan, juga dilakukan upacara pembukaan TMMD secara serentak di seluruh wilayah Indonesia, yang meliputi 105 Desa, 59 Kecamatan, 58 Kabupaten/Kota dan melibatkan 58 SSK.
 
Kegiatan upacara pembukaan TMMD ditiap-tiap wilayah dihadiri oleh unsur FKPD, Dinas/Instansi, Pejabat TNI/Polri, Ormas, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Perusahaan Swasta/BUMD/BUMN dan  komponen masyarakat lainnya. Sedangkan sebagai peserta upacara melibatkan prajurit TNI dan Polri, Satpol PP, PNS Pemda, FKPPI, PPM, pramuka, pelajar, mahasiswa, Linmas, dan komponen masyarakat lainnya.
 
Pada masing-masing lokasi TMMD, setelah dilaksanakan upacara pembukaan dilanjutkan dengan berbagai kegiatan antara lain  seperti : pelayanan KB gratis, pengobatan gratis, khitanan massal, pelayanan pembuatan SIM C, E-KTP, penanaman pohon dan lain sebagainya.
 
Wakapendam II/Swj Letkol Inf Paiman menjelaskan bahwa 6 wilayah kabupaten yang menjadi lokasi kegiatan TMMD di wilayah Kodam II/Swj adalah Kab. Seluma Kodim 0425/Seluma, Kab. Kerinci Kodim 0417/Kerinci, Kab. Lampung Utara Kodim 0412/LU, Kab. Mesuji Kodim 0426/Tulang Bawang, Kab. Muba Kodim 0401/Muba dan Kab. Musi Rawas Kodim 0406/Mura.
 
Ditambahkan oleh Letkol Inf Paiman bahwa kegiatan TMMD yang akan berlangsung selama 1 bulan (tanggal 4 Juli s.d 2 Agustus 2017) bertujuan untuk mewujudkan Ruang Juang, Alat Juang, Kondisi Juang dan Kemanunggalan TNI-Rakyat serta dalam rangka membantu Pemerintah daerah untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan baik fisik maupun non fisik.
 
Sasaran fisik yang dikerjakan antara lain adalah : pembuatan badan jalan, plat dekker, pembukaan jalan baru, pemasangan gorong-gorong, pembuatan MCK, pembuatan TPA, pembangunan jembatan, renovasi tempat ibadah dan lain-lain disesuaikan dengan kebutuhan riil masyarakat setempat. Sedangkan sasaran non fisik, antara lain adalah penyuluhan pertanian, bela Negara, bahaya Narkoba, pelayanan KB Kes Gratis, pemutaran film perjuangan/PKI, penyuluhan pertanian, perkebunan, perikanan, kesehatan, Kamtibmas, Bintal dan lain sebagainya.
 
Untuk keberhasilan TMMD, Wakapendam II/Swj mengharapkan partisipasi aktif dari seluruh komponen masyarakat, khususnya masyarakat yang wilayahnya dijadikan obyek TMMD, agar seluruh sasaran program TMMD baik yang bersifat fisik maupun non fisik dapat diselesaikan dengan baik dan hasilnya dapat dinikmati oleh rakyat.(rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *