Halosumsel.com-

Sejak masuk tahun anggaran 2016 kondisi kerusakan ruas Jalintim Sumsel mulai dari perbatasan dengan Provinsi Lampung hingga Provinsi Jambi terlihat kian parah.

Dari kerusakan ruas jalan itu sepertinya ada kesengajaan dari pihak-pihak terkait, sebab setelah ada korban atau terjadi kemacetan, baru ada tindakan, itupun bersifat sosialisasi saja, Riska Priyadi kepada wartawan media ini (5/5).

Mahasiswa fakultas Ekonomi Menejemen semester VI ini mengatakan kerusakan jalintim dalam wilayah sumsel sudah terbilang memprihatinkan dan dilakukan perbaikan pun tak membuat pengguna jasa jalintim nyaman.

Riska berharap kepada Pemprov dan DPRD Sumsel termasuk DPD RI asal Sumsel untuk perhatikan, sebab dengan kerusakan ruas jalintim banyak dimanfaatkan pihak lain untuk melakukan tindak kriminalitas.

Untuk itu kata Dia, supaya pihak ekskutif dan legislatif jangan berpangku tangan atau menutup mata, karena saat sekarang sudah mendekati hari raya Idhul Fitri dan cara perbaikan pun supaya diawasi agar jangan sampai dikerjakan asal-asalan, tandasnya.

Terpisah, komentar tokoh intelek asal Banyuasin, Heriyanto S.I.Kom terkait kondisi Jalintim Sumatera dinilai sudah sangat memprihatinkan kondisinya dan sudah membuat tidak nyaman ketika melintas.

Adapun yang dilakukan perbaikan selama ini dibenarkan kalau dibilang asal-asalan, sebab dalam perbaikan itu tidak disertai dengan penimbunan berm, sehingga tidak sedikit yang menjadi korbannya.

Heriyanto menegaskan kepada pemprov maupun wakil rakyat Sumsel agar mengevaluasi kinerja kontraktor, karena tanpa ada laporan dari daerah tidak mungkin ada perhatian dari pemerintah pusat.

Diakuinya jalintimsum ini kewenangan pemerintah pusat, namun kalau tidak ada laporan dari daerah ini tentu tidak akan terkontrol dengan baik setiap dilakukan perbaikan, katanya sembari memberi contoh perbaikan di Jalintim Banyuasin yang hanya disiram aspal tanpa memperhatikan kondisi berm yang ketinggiannya mencapai lebih 40 cm dari permukaan ruas jalan dwngan bahu jalan.(walbro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *