Halosumsel-
Pangkalan balai sebagai pusat ibu kota Kabupaten Banyuasin masih terlihat semrawut, apalagi datang waktu pasar kalangan, berbagai macam kendaraan diparkir sembarangan karena dipasar induk tersebut tidak memiliki terminal atau lahan parkir sehingga terlihat kendaraan sembarang tempat dipakirkan.
Mirisnya lagi terlihat banyak dibiarkan hewan kaki empat jenis Sapi berkeliaran baik dikawasan pasar juga ikut melintas sembarangan diruas Jalan Lintas Timur Palembang -Jambi seperti terlihat di depan Pasar Pangkalan balai ini, padahal kawasan sebagai pusat ibukota kabupaten, namun hewan ternak milik warga itu diduga sengaja diliarkan dan tidak ada satupun petugas penegak perda yang bergerak menangkap hewan kaki empat tersebut.
Dampak diliarkan bebas hewan kaki empat tersebut para pengguna jasa Jalintinsum diwilayah Kabupaten Banyuasin menjadi terganggu dan mereka meminta kepada pihak terkait untuk dapat menangkap hewan kaki empat yang bisa membahayakannya, karena yang namanya hewan menyeberangi dengan sembarangan bahkan dengan tiba-tiba.
“Untung saja saya melajukan kendaraan dengan pelan, sebab wilayah yang saya lewati ini sedang padat kendaraan yang diparkir dipinggir jalan dan banyak juga kendaraan yang keluar masuk kedalam pasar, tapi ternyata bukan hanya padat kendaraan namun banyak juga hewan kaki empat diliarkan ditengah kota seperti ini” Ucap salah seorang pengemudi Truk Tronton sebut saja Rasyid (30) tidak diketahui asalnya ini yang sempat dibincangi Kamis (01/06).
Dirinya mengatakan, disepanjang jalan yang dia lewati banyak sekali hewan kaki empat berkeliaran, “Kalau setahu saya mulai dari daerah Desa Lubuk lancang, Suak bara, sampai ke tengah Kota ini hewan kaki empat banyak kita temui baik dipinggir maupun yang sedang menyebarang itu jalan” ujarnya.
Sementara itu, Muhamad (45) Warga setempat mengaku kalau hewan tersebut tidak diketahui milik siapa, dan setiap hari berbagai macam hewan tenak banyak berkeliaran dengan mencari makanan di kotak sampah.
“Wah kalau kami sering nongkrong di sekitar pasar sini sudah biasa lihat sapi berkeliaran seperti ini, kalau pengendara tidak hati-hati bisa kecelakaan mereka,” ucapnya.
Dirinya meminta kepada pihak terkait baik lurah, camat maupun Sat Pol PP yang bisa menangkapi hewan kaki empat yang diliarkan itu, untuk bertindak dengan memberlakukan peraturan daerah yang ditetapkan.
“Kalau kami sebagai warga meminta kepada pihak terkait Pol PP khususnya untuk bertindak atas hewan kaki empat tersebut, sebab dengan banyaknya hewan kaki empat tersebut berkeliaran Kabupaten Banyuasin dipandang jelek oleh warga luar Banyuasin, dan bisa menyebabkan kecelakaan bagi pengendara ” tukasnya.(waluyo)

