Halosumsel.com-

Sudah Jatuh Tertimpa Tangga”, sepertinya pepatah ini dialami oleh Suryadi alias Tulung (46) yang tak lain Mantan Kepala Dusun (Kadus) Kadembo Desa Paldas Kecamatan Rantau Bayur Pemkab Banyuasin, pasalnya sudah lepas jabatan sebagai Kadus juga harus mendapat perawatan medis akibat mengalami luka bacok dibagian lengan tangan kanan yang diduga menjadi korban pengeroyokan oleh delapan pelaku termasuk empat orang perangkat desa Desa Paldas.

Saat ini Suryadi dirawat di RSUD Kabupaten Banyuasin dan belum diketahui secara pasti motif dari pengeroyokan dirinya, namun dugaan kuat akibat dendam, karena korban Suryadi membuat laporan pengangkatan perangkat desa yang dinilai menyalahi aturan undang-undang.

“Aksi pengeroyokan ini terjadi dua kali, pertama pukul 06.00 wib dan terulang kembali sekitar pukul 09.00 wib,”kata Suhardi bin A Hamid warga Desa Paldas yang merupakan saksi kepada wartawan (18/4).

Dikatakan Suhardi, pertama kejadian aksi itu di dusun I, dimana pelaku Ansori yang merupakan Kadus I Desa Paldas bersama anaknya Ricek (18) mendatangi rumah korban Suryadi.

Pada kesempatan itu kedatangan Ansori dan Ricek hendak melakukan  pemukulan dengan kayu, namun aksinya bisa dicegah oleh warga setempat yang diketahui bernama Herman.

Aksi kedua, terjadi sekitar pukul 09.00 wib, didusun 4 Desa Paldas, Korban Suryadi dalam perjalanan hendak kearah Pangkalan Balai tiba-tiba dihadang dan dikeroyok sekitar delapan orang.

Diantara yang mengeroyoknya itu merupakan perangkat desa paldas yakni Ansori Kadus I, Kaur Pembangunan, Mulyadi, Hansip Rusman dan Darmanto Ketua PPK DID desa Paldas.

“Mereka ini membawa senjata parang, pisau, kayu dan batu dan pelaku yang melukai tangan Suryadi adalah Oka yang juga masih anak dari Kadus I, Ansori” ,kata Suhardi.

Lebih jauh kata Suhardi Aksi pengeroyokan itu kuat hubungan dengan kasus yang tengah dilaporkan Suryadi ke Bupati Banyuasin, DPRD, Inspektorat dan BPMPD Kabupaten Banyuasin.

“Aksi pengeroyokan ini erat kaitannya dengan kasus pengangkatan perangkat desa yang tidak sesuai aturan dan tengah dilaporkan oleh Korban (Suryadi-red) ke Pemkab Banyuasin. Karena sebelumnya para pelaku ini meminta Korban untuk mencabut dan menarik laporan yang disampaikan ke Pemkab Banyuasin tersebut”, ungkapnya.

Sementara itu, Kades Paldas Rusman sejauh ini belum berhasil di konfirmasi terkait kasus pembacokan ini, sementara Kapolsek Rantau Bayur AKP Sumadiyono saat diminta konfirmasinya via ponsel mengatakan belum dapat memberikan keterangan, karena pihaknya sedang mengikuti pelatihan di SPN Polda Sumsel desa Bukit Kecamatan Betung, jawabnya. (waluyo)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *