Halosumsel.com –
Pertumbuhan ekonomi di kota Palembang untuk tahun 2016 hingga 2017 terbilang cukup pesat, namun peningkatan ekonomi tersebut tidak sesuai dengan jumlah perumahan penduduk dibandingkan dengan banyaknya jumlah penduduk di kota Palembang.
Disampaikan Staf Ahli Walikota Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Investasi, Sudirman Teguh, jumlah penduduk di kota Palembang mencapai 1 juta lebih tidaklah sebanding dengan jumlah rumah yang ada hanya berkisar 350 unit.
“Maka dari itu perlunya suatu managemen yang dikelola agar bisa turut andil dalam membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang untuk membangun 1 juta rumah, apalagi perekonomian di kota Palembang meningkat sebesar 5 persen tentunya hal ini sangat baik bagi yang ingin berinvestasi,” ujar Sudirman usai meresmikan pembukaan pameran perumahan 2016 di Atrium Palembang Square, Selasa (19/4).
Sudirman melanjutkan, dalam pameran perumahan yang bertemakan “Kiprah REI Sumsel Dalam Menjadikan Properti Sebagai Lokomotif Perekonomian Nasional” ini merupakan sarana promosi yang efektif dalam mendekatkan diri antar pengembang dan konsumen.
“Meskipun kawasan di kota Palembang ini 90 persennya terdiri dari rawa-rawa sehingga perlunya penimbunan terlebih dahulu sebelum awal pembangunan, namun kita minta bagi pengembang agar memperhatikan saluran air atau drainase yang luas sehingga tidak menyebabkan banjir dan juga dibutuhkannya kawasan hijau bagi tiap rumah,” lanjutnya.
Apalagi sekarang, tambah Sudirman, Pemkot Palembang telah mempermudah kepengurusan izin dengan pemangkasan waktu 50 persen lebih cepat dari biasanya asalkan semua persyaratan terpenuhi.
“Sehingga dengan banyakny pengembang yang membangun perumahan didaerah pinggiran kota akan ikut membantu meningkatkan perekonomian di Kota Palembang,” tandasnya.
(Aisyah)

