Halosumsel.com –

Hermanto alias Yanto (30) warga Kertapati untuk sementara harus jalan ‘ngesot.’ Bagaimana tidak, penggangguran ini terpaksa dilumpuhkan dengan butiran timah panas dikaki kirinya, setelah terlibat aksi penjambretan di Jalan Kapten A Rivai simpang rumah Sakit RK Charitas pada Senin (1/8) pukul 15.00 WIB.

Kejadian ini sendiri diperkuat dengan adanya laporan korban Riska Pratama (32) warga Jalan PDAM Tirta Musi No 62 RT 70 RW 03 Kelurahan Bukit Lama ke Ilir Timur I Palembang.

“Waktu itu saya dibonceng saksi Arsi Arpan menggunakan sepeda motor bernopol BG 3694 UF melintasi lokasi. Tiba-tiba, pelaku datang dari belakang dengan menggunakan sepeda motor nopol BG 3374 IC langsung menarik tas yang berisi uang tunai Rp 100 ribu dan surat-surat penting. Saya spontan teriak, kebetulan ada anggota Sat Lantas yang juga melintas dilokasi yang sama. Polisi mengejar mereka pak,” jelas korban saat memberikan keterangan ke petugas piket.

Kejar-kejaran bak film extion pun terjadi. Sepeda motor pelaku berhasil ditabrak polisi. Tak kalah, pelaku ini menyerang petugas dengan menyiramkan air keras di dengkul kanannya.

“Sepeda motornya kami tabrak ketika persis melintas di Jalan Puding. Kami sama-sama terjatuh. Pelaku sempat melawan dan melemparkan air keras. Beruntung, hanya mengenai celana dinas saja. Sementara, pelaku berhasil kami tangkap, berikut sepeda motor yang digunakannya, ditambah sebilah senjata tajam jenis pisau cap garpu,” jelas Kabag Ops Polresta Palembang, Kompol Andi Kumara SIk MSi melalui Bripka Amir Syarifudin SH saat memberikan keterangan.

Sementara Kapolsek Ilir Timur I Palembang, Kompol Rivanda membenarkan penangkapan tersangka berikut barang buktinya.

“Tersangka masih dalam pemeriksaan intensif anggota kami. Berdasarkan pengakuannya, tersangka beraksi dengan temannya. Kini kami masih memburu rekannya itu, yang sudah kami kantongi identitasnya. Pengakuan awal, dia sudah empat kali terlibat aksi penjambretan, namun kami tetap akan kembangkan,” bebernya.

Ketika di bincangi, tersangka mengaku dalam aksinya berperan sebagai pilot, sedangkan temannya berperan sebagai eksekutor.

“Jika sukses, kami selalu bagi hasilnya sama rata,” jelasnya sambil menahan sakit. (agustin selfy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *