Halosumsel.com –

Terkait perencanaan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) 2 Sukawinatan, beberapa pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang memenuhi undangan lembaga publik Jepang Environment Saintation Centre guna menghadiri workshop di Tokyo.

Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokol Kota Palembang, Akhmad Mustain menyampaikan kunjungan ini dimaksudkan untuk melakukan Memorandum of Understanding (MoU) sehingga setidaknya pihak Pemkot bisa mendapatkan dokumen perencanaan pengelolaan sampah.

“Jadi kedepannya kita bisa tahu perencanaannya seperti apa, karena proyek PLTSa ini akan mampu menghasilkan pasokan listrik hingga mencapai 20 Mega Watt (MW),” ujar Mustain kepada awak media, Rabu (3/8).

Ia mengatakan proyek yang setidaknya membuka peluang investasi sebesar 1,5 Trilyun ini akan dihasilkan dari potensi sampah yang mencapai 1.200 ton perhari.

“Lagi pula dengan adanya PLTSa ini kita harap dapat mengurangi volume sampah di kota Palembang yang kian hari meningkat,” tandasnya.

(aisyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *