Halosumsel.com –

Melihat harga bahan pokok yang semakin meningkat tajam menjelang Hari Raya Idul Fitri, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang terus melakukan upaya seperti halnya menyelenggarakan pasar penyeimbang atau pasar murah di beberapa titik di kota Palembang.

Disampaikan Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Kurniawan, ada 10 titik kawasan pasar penyeimbang atau pasar murah untuk masyarakat luas khususnya yang kurang mampu.

“Waktunya tidak bersamaan, seperti tempo lalu kita sudah mengadakan pasar penyeimbang di daerah Gandus dan hari ini, Kamis (30/6) kita melaksanakan dihalaman kantor Walikota dan rencananya pada hari Sabtu (2/7) mendatang akan kita lanjutkan di daerah Talang Kelapa,” ujar Kurniawan usai pembukaan pasar penyeimbang di halaman kantor Walikota, Kamis (30/7)

Terpantau, banyak masyarakat yang telah hadir sejak pagi guna mengantri untuk membeli bahan pokok seperti halnya beras, gula, daging ayam maupun ikan yang dijual dengan harga lebih murah 20 persen dari harga pasaran.

“Hari ini sebanyak 1,5 ton gula pasir habis terjual dan juga 300 kg daging diserbu masyarakat karena memang harga nya lebih murah. Untuk gula bisa selisih harga dari Rp 2000 hingga Rp 4000 sedangkan daging dipatok dengan harga Rp 85.000/kg yang tentunya jauh lebih murah dibandingkan harga pasaran yang mencapai Rp 135.000/kg,” lanjut Kurniawan.

Sementara itu, Deputi Bank Indonesia, Seto Pranoto setuju dengan adanya pasar penyeimbang yang diadakan oleh Pemkot Palembang.

“Jadi dengan adanya pasar penyeimbang ini masyarakat tidak menyerbu pasar dan bisa mengurangi permintaan barang sehingga bisa menekan harga-harga dan inflasi bisa turun. Prediksi kita inflasi di Kota Palembang akan tetap terkendali meskipun harga beberapa bahan kebutuhan pokok meningkat stok masih cukup aman. Jadi masyarakat tak perlu khawatir dan semestinya berbelanja lah sesuai kebutuhan bukan keinginan,” tandasnya.

(Aisyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *