Halosumsel-

Pemerintah Kota Palembang akan luncurkan gebrakan baru berupa Pasar Syari’a di kota Palembang. Acara yang menelan dana dari APBD ini akan menyebar ke seluruh Masjid dan Musholah yang ada dan dalam waktu dekat juga akan melounching aplikasi safari subuh.

“Target kita 1 juta pollower sedunia di BKB 50 ribu sdm 100 ribu orang. Pada bulan Januari 2018 nanti, kita akan adakan MTQ dengan produk lainnya. Semua bertujuan agar kota kita menjadi destinasi keagamaan dan tidak ada unsur politik sedikitpun,” Papar Kabag Kesra Kota Palembang, Reza Fahlevi saat usai membuka acara pelatihan DAI, Dewan Hakim MTQ dan Jenazah di Emilia Hotel, Senin (23/10) pagi.

Dikatakan Reza, pasar syari’a yang akan berlangsung ini merupakan program unggulan kota Palembang. Dari 1,8 juta jiwa jumlah penduduk hendaknya dapat mendukung program ini. Sesuai visi Palembang emas, yaitu aman dan sejahtera, termasuk program kemacetan, pompanisasi sungai bendung, penambahan kolam retensi, program air bersih, bedah rumah, limbah cair dan limbah padat, bidang pendidikan, kesehatan. Selain itu, pembangunan gedung baru RSUD Bari dan puskesmas, Bank pasar, rumah potong hewan, pemberian kredit tanpa angunan buat UMKM, gas RT, mesin gas, pariwisata, keagamaan 1500 masjid dan musholla, umroh gratis, pembacaan alquran 500 qori dan qori’a, nikah massal, sholat subuh berjama’ah, gotong royong, penghargaan adipura sebulan sekali berturut – turut, keuangan tujuh kali berturut-turut, apresiasi dari presiden program sholat subuh dan gotong royong.

“Semua itu target utama kita. Semoga masyarakat kota Palembang dapat mendukung program-program tersebut,” ungkapnya.

Ditambahkan, Sekda I Kota Palembang sekaligus ketua panitia penyelenggara, Drs K Sulaiman menjelaskan, pada acara ini sedikitnya hadir 107 ustadz dan ustazah, 107 Lurah dan 18 Camat menghadiri acara ini.

“Tujuannya agar dapat menjalin tali bersilaturahmi dan bersinergi. Selain itu, agar dapat meningkatkan kemampuan sumber daya manusia yang bekualitas dalam syi’ar Islam di kota Palembang, sehingga dapat mewujudkan progtam pemerintah dengan visi misi membangun mental spiritual dari warga masyarakat kota Palembang,” tuturnya.(agustin selfy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *