Palembang I Halo Sumsel, -Perbaikan kerusakan parah sejumlah ruas jalan provinsi Sumatera Selatan terutama di Ogan Komering Ulu (OKU) Raya dan Ogan Komering Ilir (OKU) sepanjang 237.2 kilometer saat ini sudah rata-rata selesai mencapai 53 persen
Di beberapa titik kemajuan fisik per 13 November seperti perbaikan ruas Kurungan Nyawa – Gumawang sebanyak empat paket perbaikan sudah 100 persen.
Perbaikan ruas jalan rusak ini bersal dari dana APBD Rp 43 miliar dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp 28 miliar.
Sementara Simpang Penyandingan batas OKUT senilai Rp 12 miliar.Simpang Kepuh Kurungan Nyawa senilai Rp 29 miliar
Simpang Rambang batas OKU sepanjang 51 km sudah 100 persen.
Secara keseluruhan kegiatan di OKI ada 17 paket dan 10 diantaranya sudah 100 persen. Namun ada yang pengerjaan fisiknya baru mencapai 15 persen karena faktor medan yang namun optimis bisa diselesaikan hingga akhir Desember 2019.
Dalam Rapat dengar pendapat antara Komisi IV DPRD Sumsel dengan PU Bina Marga Tata Ruang Sumsel beberapa waktu lalu terungkap perbaikan ruas jalan provinsi memang dititik beratkan di dua wilayah tersebut karena panjang jalan terbesar ada pada ruas OKU raya dan OKI
“Kerusakan pun terbanyak di dua tempat ini sehingga fokus kita memperbaikan dua lokasi ini. Tidak ada istilah pilih kasih karena terpanjang dan terusak di sini,” kata Plt Kepala Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Sumsel, Dharma Budy.
Menggapai adanya ketidakmerataan.pembangunan jalan di daerah lainnya Budi menawarkan solusi dengan cara pengajuan anggaran melalui hibah dan bantuan gubernur (Bangub).
Ketua Komisi IV DPRD Sumsel F Ridho mengatakan sebagai mitra pihaknya akan membantu menjembatani persoalan yang terjadi di dinas ini. Terutama dalam alokasi anggaran.
Sementara Anggota Komisi IV Syamsul Bahri mengatakan PU diharapkan membuat.perencanaan matang di tahun 2020. “Terlebih jika ada proyek.yanh bermasalah yang dipanggil pimpinan tapi yang datang cuma staf teknis. Jangan cuma ketika mau.minta proyek saja datang,” tegasnya. (ida syahrul)

