Halosumsel-

 

Organisasi istri prajurit TNI AD Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) yang pada awalnya bernama Persatuan Kaum lbu Tentara (PKIT) lahir di tengah-tengah perjuangan bangsa lndonesia yang dijiwai semangat dan cita-cita luhur untuk merebut kemerdekaan dari tangan penjajah. Meskipun pada saat itu belum memiliki wadah yang nyata dalam bentuk organisasi, tetapi para istri prajurit baik perseorangan maupun kelompok telah berhasil memberikan dorongan semangat kepada para prajurit untuk meneruskan perjuangan dan mempertahankan kemerdekaan bangsa lndonesia.

 

Sesuai dengan perannya Persit terus berkembang hingga saat ini tak terkecuali Persit KCK Koorcab Rem 044 Gapo PD II/Sriwijaya yang berdiri sejak tanggal 30 Mei 1981 kini terus melakukan tugas sebagai pendamping suami dalam melaksanakan tugas TNI AD serta melakukan pembinaan terhadap anggotanya melalui kegiatan-kegiatan yang bersifat membangun. Persit KCK Koorcab Rem 044 Gapo PD II/Sriwijaya ini sendiri membawahi delapan Cabang yaitu Cabang XXXVI Kodim 0401/Muba, Cabang XXXVII Kodim 0402/OKI, Cabang XXXVIII Kodim 0403/OKU, Cabang XXXIXKodim 0404/Muara Enim, Cabang XVI Kodim 0405/Lahat, Cabang XVII Kodim 0406/Mura, Cabang XLII Kodim 0418/Palembang dan Cabang XI Yonif 141/AYJP.

 

Kegiatan yang baru saja dilaksanakan oleh Persit KCK Koorcab Rem 044 Gapo PD II/Sriwijaya yaitu turut serta pada acara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-36 Korem 044/Gapo tahun 2017,  dalam acara tersebut anggota Persit mengikuti kegiatan Gowes lintas alam, Bakti Sosial dan Hiburan Rakyat yang dipusatkan di Desa Gelebek Dalam Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin.

 

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh pengurus Persit KCK Koorcab Rem 044 Gapo PD II/Sriwijaya dan para Ketua Cabang jajaran Koorcab Rem 044 beserta perwakilan anggota dari Koorcab dan masing-masing Cabang.

 

Disela-sela kegiatan Ketua Persit KCK Koorcab Rem 044 Ny. Mia Kunto mengatakan kita mengikuti kegiatan Gowes lintas alam ini bertujuan selain agar jasmani tetap sehat karena dapat menghirup udara pedesaan yang masih asri dan segar, bersepeda menelusuri pematang sawah secara langsung bisa menyapa masyarakat yang sedang bercocok tanam, sedangkan kegiatan Bakti Sosial merupakan bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat khususnya masyarakat kurang mampu dalam bidang kesehatan serta sebagai sarana silaturahmi dengan masyarakat, sehingga akan terjalin ikatan yang kuat antara keluarga besar TNI dengan rakyat.

 

“Kita ingin dari mengikuti kegiatan ini mampu mendapatkan pengalaman yang baru, yang mana kita secara langsung bersentuhan dengan alam dan masyarakat yang ada disini, kita juga melakukan kegiatan amal seperti suanatan massa, berobat gratis dan sejumlah kegiatan lainnya yang lebih dibutuhkan oleh masyarakat kurang mampu seperti dipedesaan ini,” terang Ketua Persit.

 

Lebih lanjut Ketua Persit menyampaikan dari Korem 044/Gapo memilih Desa Gelebek Dalam tentu ada beberapa pertimbangan yang sudah dipelajari sebelum kegiatan dilaksanakan, seperti daerah dataran yang cukup luas dan memiliki nilai sejarah yang dimiliki Desa ini serta cepatnya masyarakat menerima transfer perubahan dari kota ke daerah tersebut.

(rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *