Tanjung Enim,HS-

Terkesan sangat miris jika bangku untuk sarana umum yang ada di Jalan Pasar Bawah tepatnya di atas trotoar khusus pejalan kaki yang baru dipasang kurang lebih 1 minggu dalam kenyataannya sudah patah.

Sarana ini dibangun bersamaan dengan proyek pembangunan trotoar yang dilakukan oleh Mitra perusahaan PT Bukit Asam Tbk yang sejak 2018 kemarin sudah dilaksanakan pekerjaannya namun seperti yang diberitakan sebelumnya bahwa pekerjaan tersebut ternyata molor dan hingga kini 100% belum selesai.

Kita ketahui bahwa tujuan perusahaan kelas dunia ini sangat bagus namun caranya salah dan tentu hasilnya juga akan keliru ungkap Sarnusi (35) warga pasar Tanjung Enim yang kerap lalu lalang di Jalan Pasar Bawah Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim ini minggu (9/6/19)

Seluruh masyarakat Kecamatan Lawang Kidul ini sudah tahu bahwa keinginan PTBA untuk menjadikan Tanjung Enim sebagai Kota Wisata tentu sangat di sambut baik oleh masyarakat namun hal ini harus pula ditanggapi dari laksanakan dengan serius Jangan hanya wacana saja.

Kita ketahui bahwa setiap daerah setiap provinsi mempunyai khas tersendiri lantas Apakah bisa kita samakan Tanjung Enim dengan Yogyakarta atau Bandung yang iklimnya dan karakter manusianya jelas sangat berbeda dalam arti disana terkesan sejuk sebentar di Tanjung ini terkesan berdebu ungkapnya.

Ditambahkan Sarnusi pula bahwa Masih banyak cara untuk memajukan kota Tanjung Enim sekalipun sekalipun bukan dari sektor pariwisata, namun bagi kita sebagai masyarakat yang terpenting adalah Bagaimana mengurangi polusi debu batubara yang pada saat musim kemarau beberapa bulan yang akan datang,

Debu merupakan hantu yang sangat menakutkan di kota Tanjung Enim. ini dulu yang harus di mereka atasi, sebab Bagaimana masyarakat akan merasa nyaman duduk di lokasi pendestrian yang ada di Pasar Bawah sementara Debu dan lokasi penambangan hanya beberapa ratus meter dari lokasi dan sarana taman lainnya.. pungkas Sarnusi (jazzi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *