PALEMBANG, Halosumsel-Pelaksanaan Reses Masa Persidangan II DPRD Provinsi Sumatera Selatan, reses ini dilaksanakan sebagai ajang bagi para Anggota Dewan untuk mendengarkan aspirasi masyarakat.
Disejumlah titik reses yang dikunjungi walik rakyat provinsi tersebut, banyak masukan, usulan hingga harapan pihak sekolah ataupun masyarakat untuk diperjuangkan nantinya.
Saat di SMAN 21 Palembang, Kepala Sekolah Hj. Alma Sundari, menegaskan pentingnya dukungan semua pihak untuk kemajuan sekolahnya. Dengan jumlah tenaga pendidik mencapai 75 orang serta tambahan 26 karyawan honorer, sekolah ini terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan meskipun masih menghadapi tantangan sistem double shift yang telah diterapkan sejak tahun 2008.
“Kami sangat berharap bahwa pada tahun 2026 mendatang, dengan adanya bantuan yang telah dijanjikan, sistem double shift ini bisa dihapuskan, sehingga siswa dapat belajar dengan lebih optimal,” ujar Hj. Alma Sundari, dalam sambutaannya didepan reses DPRD Sumsel (10/2/2025).
Dalam upaya meningkatkan mutu sekolah, SMAN 21 Palembang juga menerapkan berbagai inovasi berbasis teknologi. Salah satunya adalah sistem absensi digital berbasis barcode yang terhubung langsung dengan orang tua. Dengan sistem ini, orang tua dapat memantau kapan anak mereka tiba dan meninggalkan sekolah.
Selain itu, ujian sekolah kini telah menggunakan platform online bekerja sama dengan Telkom.
Jargon “Maju Bersama, Hebat Bersama” menjadi semangat yang terus digaungkan di lingkungan sekolah guna mendorong kemajuan di bidang akademik maupun ekstrakurikuler.
Sementara reses di lingkungan SMA 1 Muhammadiyah Palembang, Selasa (11/2), Kepala Sekolah SMA 1 Muhammadiyah Palembang, Muhammad Bustomi, M.Pd.I. Dalam sambutannya mengatakan mempersilahkan kepada para guru, siswa/i dan para tamu undangan yang hadir untuk menyalurkan aspirasi mereka kepada para Anggota Dewan yang hadir dalam acara reses ini.
“ Silahkan kepada para guru, siswa/i dan para tamu undangan untuk menyalurkan aspirasinya langsung kepada Anggota Dewan kita ” ujarnya.
Ia berharap dengan berlangsungnya acara reses ini akan banyak masukan dari Anggota Dewan untuk kemajuan pendidikan dan kebutuhan sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh sekolah.
“ Kami berharap dengan adanya acara reses ini akan banyak masukan dari para Anggota Dewan terutama untuk kemajuan pendidikan, kebutuhan sarana dan prasarana sekolah kami ” tambahnya.
Kunjungan kerja anggota DPRD Sumsel Dapil II ke sekolah turut memberikan angin segar bagi masa depan sekolah ini. Turut hadir dalam kesempatan ini para anggota DPRD, antara lain Tamtama Tanjung, H M. Yansuri, Hj Zaitun, SH. M.Kn., H.Novianto, S.Sos.MM,. Zulkifli Kadir., H Anwar Alsadat, dan Fajar Febriansyah, SE. MM.
Dalam pertemuan ini, siswa juga diberikan pemahaman bahwa reses merupakan bagian dari kewajiban anggota dewan untuk menyerap aspirasi masyarakat, termasuk kebutuhan sekolah.
Novianto, Wakil Ketua DPRD Palembang yang juga berasal dari Dapil 2, menyampaikan apresiasi kepada SMAN 21 atas usaha keras seluruh tenaga pendidik dalam meningkatkan kualitas sekolah.
“Kami sangat mengapresiasi dedikasi para guru yang terus berjuang mencerdaskan anak bangsa. Meski sekolah ini berada di pinggiran kota, tetapi mutunya tidak pinggiran. Walaupun di tengah kampung, tetapi tidak kampungan,” ujar Novianto.
Terkait sistem double shift, Novianto menyatakan bahwa keputusan ini merupakan diskresi kepala sekolah untuk mengakomodir lebih banyak siswa. Namun, pihaknya siap mendorong agar pembangunan ruang kelas baru dapat segera direalisasikan.
Fajar Febriansyah Anggota DPRD Fraksi Partai Amanat Nasional mengatakan ia dan para kolega DPRD akan selalu sedia mendengarkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat. Dan akan mengajukan aspirasi masyarakat tersebut pada masa sidang II DPRD Sumsel bersama Gubernur.
” Saya dan Kolega DPRD sangat menghargai aspirasi dari masyarakat sekalian dan ini akan kami tindak lanjuti semua ketika Masa Sidang II DPRD Provinsi bersama Gubernur ” pungkasnya.
Advetorial


