Halosumsel.com-
Upaya penyelidikan anggota Satuan Intelkam Polresta Palembang selama dua pekan terakhir membuahkan hasil. Terbukti, tiga perampok yang kerap beraksi di dalam mobil angkot berhasil dilumpuhkan dengan butiran timah panas petugas. Dari ketiga tersangka, petugas berhasil menyita satu Unit Handphone Merk Lenovo warna Hitam, satu dompet Merk Giorgio Agnelli warna coklat berisikan kartu Atm Mandiri dan KTP An. MHD. Fadhil Uqba dan sebilah pisau bergagangkan kayu warna Coklat.
Ketika tersangka itu tidak lain, Agus Salim (34) warga Jalan Tangga Takat Lorong Masjid Kecamatan Plaju, Tarmidi (36) warga SP 3 Upang Kabupaten Banyuasin dan Adi Supriadi (29) warga Jalan DI Panjaitan Gang Lama Kecamatan Plaju. Namun sangat disayangkan, satu rekan tersangka, HP (37) berhasil melarikan diri.
Penangkapan tersangka berawal saat para tersangka menaiki mobil angkot jurusan Pakjo. Tepat melintas di Jalan Diponogoro simpang lampu merah Block 46 Rusun Kecamatan Ilir Barat I, tersangka Tarmiji tidak dapat berkelak saat petugas menemukan handphone dan dompet milik orang lain. Terlebih lagi, saat petugas mengeledah tersangka Agus, petugas lagi-lagi menemukan sebilah pisau dari pinggang belakanv sebelah kanan. Kontan, sindikat rampok ini langsung digelandang ke Polresta Palembang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Ya, penangkapan ini merupakan hasil lidik anggota kita. Modus yang mereka gunakan tidak lain berpura-pura sebagai penumpang angkot. Mereka memerankan peranannya sangat baik. Tersangka Agus sebagai pengeksekusi korban, sementara tiga rekannya mengawasi situasi dan keadaan dari luar,” beber Kasat Intelkam Polresta Palembang, Kompol Budi Santoso kepada wartawan.
Lebih jauh, Budi menjabarkan kalau aksi pencurian dengan kekerasan yang dilakukan para pelaku ini terbilang cukup membahayakan nyawa korbannya.
“Dengan menggunakan sebilah senjata tajam, pelaku bisa saja mencelakakan korbannya. Semula tersangka Agus duduk dsamping korbannya di barisan kursi paling belakang, melihat situasi sepi mengancam korbannya dengan pisau. Setelah mendapatkan hasil, mereka berbagi tugas untuk menyimpan barang bukti. Setelah itu, sindikat ini turun dan menumpang angkot lainnya namun tidak dalam jurusan yang sama,” paparnya sembari menambahkan kalau satu rekan tersangka yang masih berkeliaran masih diburu anggotanya. (agustin selfy)
