Suroso menambahkan, maka aktipitas yang kurang mendukung kegiatan usahanya termasuk untuk berlanganan koran saja kita stop semua, maka saat ini hampir kegiatanya terlihat fakum karena terganjal biaya operasional semua.
” Memang untuk program jangka penjang pada menejemen SPR yang digagasnya 4 tahun lalu semua bagus, namun kalau tak didukung dengan sumber dana yang memadai tetap saja usaha ini bisa bangkrut”, akunya.
Dikatakan olehnya, walau lembaga ilmu ternak yang digagasnya ini pernah mendapat suntikan dana dari Presiden RI, Joko Widodo saat berkunjung kelokasi beberapa tahun lalu yang nilainya sekitar seper empat milyar rupiah itu belum mampu mendongkrak usahanya yang dipimpinnya.
Untuk itu kata Suroso, guna tetap bertahan SPR ini berupaya mencari terobosan sebagaimana program yang sudah dicanangkan dapat diwujudkan, namun demikian tidak terlepas mengedepankan penggalian sumber dana untuk menunjang operasional, tandasnya.(waluyo)

