Halosumsel.com-

Pemerinta Provinsi Sumatera selata terus membangun infrasturtur di Kawasan Eknomi Khusus Tanjung Api Api, hal in diungkapkan Gubernur Sumsel Alex Noerdin saat melakukan pemaparan KEK TAA didepan menteri ESDM Sudirman Said di pelabuhan tanjung Api-Api Minggu (20/3)

Dijelaskan Alex, “infrastruktur lain yang ada di KEK TAA yakni gas baik PGN, Pertagas, dan PDPDE. Untuk air bersih, Pemprov Sumsel terus berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk pengambilan sumber air baku (intake) di Sungai Gasing (Banyuasin),” bebernya

“Kami yakin dan optimis KEK TAA akan berpotensi besar untuk menggali investor dalam dan luar negeri. Ini akan mewujudkan impian masyarakat Sumsel untuk miliki kawasan industri di Sumsel,” beber Alex.

Karena potensi yang ada itulah, Alex meyakini rencana pemerintah pusat untuk membangun empat kilang besar selama 10 tahun kedepan, salah satunya bisa dibangun di TAA.

“Saya sudah meminta agar Pak Menteri memberikan dua kilang untuk dibangun di Sumsel. Setidaknya minimal satu kilang. Kita siap bersaing dengan provinsi manapun untuk memperebutkan kilang minyak ini. Sebab potensi di Sumsel cukup besar dan lahan juga tersedia,” beber Alex.

Sementara itu, Menteri ESDM RI Sudirman Said mengungkapkan, di Sumsel memiliki potensi untuk pembangunan kilang. “Saya kira potensinya ada di Sumsel. Dan ini perlu pendalaman dan kajian,” ucapnya.

Apalagi, kata dia, saat ini kilang yang ada di Plaju sudah cukup lama dan harus segera dipikirkan wilayah penggantinya. Dan di TAA, diakui Sudirman, potensi karena memiliki lahan yang luas.

“Persiapan lahan tergantung daerah. Bisa 4-5 tahun kontruksi, dan perlu ada feasibility study dan Amdal. Jadi memang panjang waktu yang dibutuhkan jika memang Sumsel bakal jadi lokasi pembangunan kilang minyak,” terang dia.

Terkait dengan rencana pembangunan kilang, Sudirman menerangkan ada rencana bangun empat unit kilang yang bisa menampung 1,2 juta barel minyak per hari. Dari empat rencana itu, pihaknya sudah mencanangkan dua kilang untuk Bontang dan Tuban.

“Masih ada dua lagi, nah kita yakini Sumsel bisa bangun kilang dengan kekayaan potensinya,” ungkap dia.

Untuk daerah lain yang juga miliki potensi besar, kata dia, yakni Arun dan Lombok. “Sebenarnya kita sudah lakukan study beberapa tahun lalu untuk Sumsel, tapi saat itu masih ajukan pembangunan kilang di TAA. Terkendala dengan sedimentasi sungai. Karenanya, saat paparan tadi, digambarkan kilang bisa dibangun di kawasan reklamasi dan ini sangat bagus potensinya,” tandasnya.(sofuan)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *