Halosumsel-

Sebelum acara tanam padi, dimulai oleh sambutan dari kepala dinas pertanian dan peternakan Kab. Bangka bp Kemas Arfani. Dalam sambutannya Kadistannak menyampaikan bahwa kondisi sawah di desa Balunijuk merupakan cetak  sawah tahun 2016. Dimulai cetak bulan februari 2016 selesai bulan agustus 2016. Bulan september 2016 langsung ditanam jadi tidak ada lagi waktu bagi masyarakat untuk bersantai. Sudah lama sekali masyarakat petani di desa Balunijuk mendambakan sawah. Para petani sangat antusias dengan adanya sawah, namun petani di Balunijuk baru mengenal yang namanya tanam padi di sawah. Biasanya petani menanam padi di ladang, biasa petani menggunakan cara tugal, seperti orang menanam jagung.
Jadi petani di desa Balunijuk masih sangat membutuhkan penyuluh pertanian. Namun para penyuluh pertanian di Bangka Belitung kekurangan SDM yang memahami tentang persawahan. Pada musim tanam yang sekarang agak terhambat, hal tersebut dikarenakan keterlambatan Saprodi yang sangat dibutuhkan oleh para petani.
Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Tim Sergap yaitu Kolonel Inf Sudrajat. P. Tim sergap merasa Puas dan Bangga atas Usaha dan Kerja keras Poktan  Membangun Kebersamaan dalam pelaks Penanaman Padi di Areal lahan yang banyak tantangan dan hambatan yang dirasakan Petani dan menjadi bahan masukan Untuk Tim Sergab Mabesad.
Hadir dalam acara tanam padi dan sambung rasa adalah Tim Sergap Mabesad, Kasi Ter Rem 045/Gaya Mayor Inf Suhardi mewakili Danrem 045/Gaya, Kasdim 0413/Bka Mayor Inf Agung W. Palupi, Kadistannak Kab. Bangka, Danramil jajaran Kab. Bangka, Wakapolsek Merawang, Kades Balunijuk, Para Tokoh masyarakat Kec. Mrawang, PPL se Kec. Merawang, seluruh Gapoktan Desa Balunijuk.(rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *