Halosumsel.com-
Halaman kampus SDN 14 Betung Banyuasin hingga kini kondisinya perlu perhatian yang serius, Pasalnya, selain posisi miring juga keberadaan posisinya miring dan bertingkat-tingkat yang berakibat aktipitas para siswa guru tidak dapat maksimal terutama dalam kegiatan berolah-raga atau aktipitas yang membutuhkan pasilitas umum (Pasum) yang luas.
Padahal halaman kampus tersebut cukup luas tetapi lokasinya tidak dapat difungsikan seutuhnya, maka kami selaku wali murid mendesak kepada Pengurus Komite serta Kepala Sekolah supaya mengusulkan kepada Bupati dan Wakil Rakyat agar dapat diratakan, supaya para siswa dapat memanfaatkan halaman sekolah itu melakukan berbagai kegiatan lebih sempurna, ujar Darsari salah seorang wali siswa kepada wartawan media ini (9/1) sesaat yang lalu.
Dikatakan Darsari, mengingat program pendidikan saat sekarang banyak praktek khususnya mengenai bidang pendidikan jasmani maupun pramuka, maka sangat penting jika halaman sekolah kita itu diratakan sehingga bisa lebih luas.
Namun lanjut Darsari, jika pengurus Komite dan pihak sekolah tidak membuat usulan tentu orang yang diatas tidak akan mengerti bagamana yang sesungguhnya kondisi sekolah kita, ujarnya.
Sebagai seorang wali murid kata Darsari, melihat kondisi halaman sekolah yang luas, tetapi tidak dapat difungsikan dengan baik dan bagi wakil rakyat yang membidangi masalah ini khususnya dari Dapil 6 Betung untuk lebih perhatian terhadap lokasi sekolah tempat anaknya belajar, jelasnya sembari berharap supaya halaman sekolah tersebut segera mungkin diskrap untuk diratakan.
Terpisah Kepala Sekolah SDN 14 Betung, Hamid yang dibincangi wartawan membenarkan kalau kondisi halaman sekolahnya tidak rata juga dalam posisi miring.
Diakuinya, memang jika pada rata sesungguhnya halaman sekolah yang dipimpinnya itu sangat luas, dari seluas itu mungkin hanya seperempatnya saja yang dapat difungsikan.
Hamid juga mengaku sering para wali murid memintanya agar halaman sekolah ini diratakan yang tujuannya jika disekolah ini ada kegiatan ekstrkurikuler kepramukaan misal yang membutuhkan lokasi luas jika sudah kondisi halaman ini sekolah diratakan memang tidak repot.
Lebih jauh kata Hamid, masalah itu akan dirembukan dengan pengurus Komite sekolah dan usulan para wali murid memang bertujuan positif, namun pihaknya segera mungkin melakukan rapat guna membahas permasalahan itu.
Masih kata Hamid, apakah melalui donator atau harus meminta kepada anggaran dari APBD Banyuasin, tetapi semua tergantung dari hasil rembukan nanti, jelasnya sembari berharap jika ada kata sepakat untuk diusulkan ke Bupati melakui Diknas Pendidikan Pemkab Banyuasin.(waluyo)

