Halosumsel.com-

2017 KPU Sumsel Tambah Lima Rumah Sebagai tindak lanjut hasil konsolidasi nasional program Parmas di Labuan Bajo NTT 30 Nov-2 De 2016 lalu KPU Provinsi Sumsel mendapat kepercayaan untuk mengembangkan program Rumah Pintar Pemilu sebagai pusat pendidikan pemilih.

Empat KPU kota dan satu KPU Kabupaten akan segera memiliki rumah pintar pemilu tahun 2017 mendatang. Kepastian ini disampaikan komisioner KPU Provinsi Sumsel divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat Ahmad Naafi kepada media massa, Senin (5/12). Dikatakannya hasil rapat konsolidasi yang digelar Labuan Bajo Provinsi NTT tanggal 30 Nov-2 Des lalu diantaranya Sumsel mendapatkan tambahan 5 KPU kab/Kot Pilot Project Rumah Pintar Pemilu 2017 yaitu Kab.Empat Lawang,Palembang,Pagar Alam,Lubuk Linggau,Prabumulih.Selain itu sebagai tindak lanjut telah terbentuknya komunitas peduli pemilu dan demokrasi akan dilaksanakan proses legalisasi komunitas menjadi organisasi berbadan hukum dlm bentuk yayasan ataupun perkumpulan.Naafi mengatakan dalam waktu dekat akan digelar pula Pertemuan Komunitas Tingkat Nasional di Jakarta dan masing-masing Provinsi akan diwakili 2 orang dalam acara Sarasehan/Jambore Komunitas Tingkat Nasional dg melakukan aktivitas langsung ke masyarakat melalui gerakan masyarakat sadar demokrasi.

Tentang komunitas naafi mengatakan Akan diadakan kursus Kepemiluan Jilid 2 pada 2017. Dijelaskan mantan jurnalis ini bahwa komunitas akan konsentrasi pada Kajian peraturan Perundang2an, Pemantauan Tahapan Pemilu, Pendidikan Pemilih, Isu Strategis/khusus kepemiluan,Komunitas lainnya.”

Diharapkan pada 2019/sblm Pileg Pilpres seluruh Indonesia sudah terbentuk Rumah Pintar Pemilu (Pusat Pendidikan Pemilih),” tukasnya. Sebelumnya 2015 lalu Sumsel telah menjadi pilot project rumah pintar yang merupakan pusat pendidikan pemilih yaitu di KPU Provinsi Sumsel dan dua di KPU kabupaten yaitu Kabupaten Ogan Ilir dan Kabupaten OKU . Diantara kriteria ditunjuknya beberapa kabupaten dalam program pusat pendidikan pemilih adalah KPU Kabupaten tsb telah memiliki gedung refresentatif atau gedung sendiri karena akan memaksimalkan ruang yang ada dan di tahun 2017 masih diutamakan di daerah perkotaan. Ketua KPU Sumsel H. Aspahani mengatakan program Rumah Pintar dilakukan bertahap diharapkan sebelum pemilu 2019 semua daerah di sumsel sudah terbentuk.”KPU dapat berkoordinasi dg pemda setempat untuk mempercepatnya walaupun ini program nasional,”kata Aspahani. (Rel KPU/naf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *