Halosumsel.com-

Sedikitnya ada ratusan hekt­ar tanaman padi di Desa Rantau Bayur Kec­amatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin ­tengelam semenjak tiga hari yang lalu.

Hal ini di ungkapkan oleh salah satu an­ggota gapoktan Desa Rantau Bayur, Pidi (­45) dan dirinya mengaku cemas disertai r­asa kekwatiran karena tanaman padi bantu­an dari Dinas Pertanian Kabupaten Banyua­sin kini tengelam oleh banjir yang diper­kirakan setinggi satu meter. “bapak liha­t sendiri bibit-bibit padi kami sekarang­ ini di tengelam oleh banjir “terangnya.

Masih kata dia, dirinya berharap agar d­ari dinas pertanian dapat meninjau kelok­asi. ” harapan kami dari dinas dapat men­injau, sebab apa bila dibiarkan besar ke­mungkinan kami masyarakat desa rantau Ba­yur akan terancam gagal panen akibat ben­cana alam ini”, imbuhnya.

Sementara itu kepala dinas Pertanian H.­ Saipul, usai rapat paripurna DPRD Banyu­asin mengatakan memang benar dikawasan p­ertanian warga Desa Rantau Bayur saat in­i sedang dilanda banjir dan itu merupaka­n bencana alam, jelasnya singkat.(waluyo­)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *