Halosumsel.com-
Banyaknya peluang yang dimiliki oleh Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Sejak terpilihnya sebagai salah satu penyelenggara Asean Games 2018.Dan ini dapat jadikan senjata tersendiri untuk menarik para investor baik dari dalam maupun luar negeri.
Terungkabnya prihal itu saat Gubernur Sumsel Alex Noerdin membuka kegiatan Regional Investment Forum (RIF) Regional Sumatera tahun 2016 di hotel Aryaduta, Selasa (26/7).
Pada acara itu Alek didampingi Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Azhan Lubis dan Deputi Pengembangan Iklim Penanaman Modal, Farah Ratnadewi Indriani membuka kegiatan Regional Investment Forum (RIF) Regional Sumatera tahun 2016 di hotel Aryaduta, Selasa.
Pada sambutanya Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengatakan, Sumsel memiliki sejarah panjang dimulai dari ribuan tahun lalu yakni Kerajaan Sriwijaya yang menguasai dan mengontrol nusantara sampai perbatasan China dan India.Saat ini kita mengenalkan Sumsel dengan penyelenggara Asean Games 2018
“Sejak terpilihnya sebagai salah satu penyelenggara Asean Games 2018 banyaknya peluang yang dimiliki oleh Provinsi Sumsel.Dan ini dapat jadikan senjata tersendiri untuk menarik para investor baik dari dalam maupun luar negeri sertatidak ada satu daerahpun yang bisa membangun hanya dengan APBD sendiri, harus ada investasi dari luar,” katanya.
Ia juga mengatakan dengan menyelenggarakan banyak even nasional maupun internasional merupakan sebuah langkah untuk menarik perhatian dunia dan memperkenalkan Sumsel.
“Jika sebuah daerah telah sanggup melaksanakan kegiatan internasional berarti telah terjamin keamanan daerah tersebut, Sumsel telah membuktikan kondisinya yang kondusif serta tidak pernah terjadi kerusuhan antar etnis dan umat beragama,” tutup Alex Noerdin.
Sementara itu Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Azhan Lubis mengatakan, kegiatan RIF bertujuan untuk melakukan sosialisasi pemasaran potensi dan peluang investasi di wilayah Sumatera.
Ia juga menjelaskan, kegiatan ini merupakan kesempatan baik bagi setiap daerah untuk mempromosikan potensi masing-masing, terutama untuk Sumsel yang merupakan tempat penyelenggara agar mampu menarik investor sebanyak mungkin.
“Acara ini juga akan dimanfaatkan BKPM untuk mendorong sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang harus terus dilakukan,” ujarnya.
Azhan Lubis juga mengatakan, di Sumatera terdapat Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang sedang dikembangkan. Selain itu, investasi di Sumatera juga didukung oleh ketersediaan bahan mentah , sumber energi, tenaga kerja, pasar nasional dan ekspor, serta keunggulan lokasi yang dekat dengan jalur pelayaran di Selat Malaka.
Kegiatan ini juga dapat di seminar, diskusi panel dan parallel meeting terkait topik reformasi pelayanan perizinan melalui pelayanan terpadu satu pintu (PTSP), izin investasi 3 jam, kebijakan investasi langsung konstruksi dan dialog strategi pemasaran kawasan industri serta pameran peluang potensi investasi dari seluruh provinsi di wilayah Sumatera.(kiay)

