Halosumsel.com –

Menanggapi dampak dari pembangunan Light Rail Transit (LRT), Kepala Dinas Kebersihan Kota Palembang, Agoeng Nugroho mengatakan pihaknya sudah bekerjasama dengan Waskita Karya untuk mewaspadai kegiatan pembangunan LRT ini.

“Jalan Sudirman merupakan akses jalan dan ikon kota Palembang sehingga harus kita jaga kebersihannya seperti mobil pengangkut tanah harus dibersihkan dahulu sebelum keluar dari areal pembangunan,” terangnya beberapa saat yang lalu.

Selain itu, tambah Agoeng harus memasang terpal untuk membentuk bak sampah sehingga sampah dari sisa pembangunan tidak tercecer disepanjang jalan,” Ini lah upaya kita dan mulai hari ini mereka sudah lebih peduli, tidak seperti kemarin yang tanahnya tercecer dijalan,” ulasnya

Mengenai masalah Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Agoeng menanggapi telah mempercepat waktu pembuangan sampah kalau biasanya pukul 7 pagi sekarang dimajukan menjadi pukul 5 pagi untuk menghindari kemacetan.

“Kita menyampaikan kepada masyarakat bahwa sekarang jadwal tempat pembuangan sampah sampai pukul 8 pagi lalu nanti pukul 3 sore akan dibuang lagi ditempat pembuangan,”jelas Agoeng.

Mengenai masih temukannya tumpukan sampah, Agoeng mengatakan masyarakat bisa mengadukan langsung jika ada temuan sampah yang menumpuk.

“Kita akan tindak lanjuti jika ada yang melapor namun kita masih kesulitan pada jalur akses jalan yang sempit karena truk pengangkut sampah tidak bisa masuk,” tambah Agoeng.

Agoeng menambahkan, untuk truk pengangkut sampah yang ada sekarang berjumlah 102 mobil dengan petugas sebanyak 1079.

“Dengan jumlah truk seperti ini masih belum ideal untuk sekarang hanya berkisar 57 persen saja, kita pun akan bergabung dengan tim untuk memberlakukan sanksi jika ada yang membuang sampah sembarangan karena ini lah memang tugas kita membersihkan dan membuang sampah,” tukasnya.

(aisyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *