Halosumsel.com-
Diduga tidak mampu menahan beban kendaraan yang melintas diatas jembatan penghubung antara Desa Sukaraja-Sukamulya Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Banyuasin Sumsel itu pada Selasa Malam (13/9) sekitar pukul 23.00 wib saat dilintasi kendaraan truk dengan beban muatan sekitar 10 ton buah sawit yang akhirnya mengalami patah badan jembatan dibagian tengah dan langsung ambruk.
Informasi yang dihimpun, dari sumber yang dapat dipercaya mengatakan, jembatan itu terbilang sudah asa karena dibangun era Ibu Megawati jadi Presiden dan patahnya badan jembatan diatas aliran Primer Desa Sukaraja-Sukamulya itu dengan lebar 3 meter dan panjang 40 meter itu ditambah saat-saat ambruknya jembatan itu sedang dilintas truk bermuatan berat yang hendak melintas.
Dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa, namun kerugian materi ditaksir mencapai ratusan juta rupiah satu unit truk beserta muatanya keceplung dalam aliran sungai.
” Jembatan itu patah dibagian tengah saat ada truk bermuatan buah sawit sekitar 10 ton, tidak ada korban jiwa, tetapi kerugian materi ditaksir ratusan juta rupiah”, ujar Simpen mantan kades setempat vua ponsel.
Simpen menambahkan, patahnya jembatan itu membuat arus transpotasi darat didua desa tersebut menjadi lumpuh total, karena tidak ada lagi sarana jalan darat selain harus menyeberang dengan perahu.
Dikatakan Simpen, selain cepat dilakukan perbaikan oleh Pemerintah Banyuasin juga kasihan bagi masyarakat aktipitasnya terhambat termasuk bagi para pelajar, jelasnya.(waluyo)

