Halosumsel.com-
yang mengatas-namakan Aliansi Masyarakat Peduli Sumsel (AMPS) Senin (30/1) mendatangi kantor Perusahaan Leasing PT First Indo American Leasing Cabang Palembang yang terletak di Komplek Palembang Trade Center (PTC). Kedatangan AMPS ini guna melakukan aksi damai terkait tindakan yang dilakukan PT First Indo American Leasing Cabang Palembang yang menggunakan cara kekerasan untuk melakukan penyitaan mobil yang menunggak angsuran kredit.
” Mereka merampas mobil di jalanan yang melibatkan pihak ketiga selaku depkolektor yang tidak terikat di dalam perjanjian pembiayaan, Kami minta agar perusahaan leasing yang menggunakan cara-cara premanisme itu supaya dibubarkan” ungkap Koordinator Aksi, Widodo.
Dalam orasinya, Widodo mengecam keterlibatan pihak ketiga dalam melakukan penarikan kendaraan mobil debitur asal Kabupaten Banyuasin yang menunggak angsuran kriditanya dengan menyita kendaraan.
“Mereka selalu menggunakan cara-cara premanisme layaknya begal di jalanan yakni dengan cara merampas mobil di jalan raya secara paksa dan memakai kekerasan dengan jumlah 6 sampai 8 orang makanya kami menuntut agar perusahaan ini di bubarkan,” tegas,” Widodo.
Dijelaskan Widodo, Aksi perampasan mobil yang dilakukan PT first Indo American Leasing cabang Palembang menimpa salah seorang warga Kabupaten Banyuasin bernama Ahmad Rizal. Dimana mobil yang bersangkutandisita di tengah jalan.
“Berdasarkan aturan yang berlaku yakni UU nomor 42 tahun 1999 tentang jaminan fidusia. Negara kita sudah ada aturan, jangan main rampas dengan menggunakan kekerasan harus melalui mekanisme yang benar,” tegas Widodo.
Bahkan, lanjut Widodo, warga juga menyesalkan tindakan PT Fist Indo American Leasing Cabang Palembang yang menetapkan biaya saat pengambilan mobil dimana warga tersebut harus membayar Rp 23 juta dengan alasannya untuk biaya administrasi saat penarikan. “Dasar apa, mobil sudah ditarik lalu disuruh membayar Rp 23 juta di luar pembayaran cicilan pelunasan,” tambahnya.
Sempat di lakukan mediasi antara pihak pendemi dengan PT First Indo American Leasing Cabang Palembang, yang berjalan hampir satu jam, namun tidak menemui titik temu. “Ya sudah kita langsung lakukan langkah hukum,” ujar Widodo.
Sementara itu, pihak PT First Indo American Leasing Cabang Palembang, untuk meminta konfirmasi, tidak mau menemui, Security yang berjaga telah mendapat penegasan manajemen belum bisa di konfirmasi “Kagek dulu mas, kata pimpinan,” ungkapnya sambil menutup ponselnya. (waluyo)

